Kolom Opini   2022/08/02 16:12 WIB
HUT RI Ke-77 Bermakna Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat
Larshen Yunus S.Sos, SE, M.Si, C.LA, C.Me, Ketua DPD I KNPI Riau
Kolom Opini

HUT RI Ke-77 Bermakna Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

HARI KEMERDEKAAN adalah sebuah hari yang ditunggu-tunggu semua orang di negara. Hal ini disebabkan karena wilayah tersebut resmi menjadi negara yang memiliki kekuasaan penuh terdapat dalam negara mereka.

Sebelumnya, terkadang negara harus berperang terlebih dahulu dengan sekutu dan penjajah. Perjuangan pahlawan negara memang perlu diapresiasi. Hal ini disebabkan karena perjuangannya cukup berat. Melawan pejuang dan penjajah memanglah sulit. Namun, dengan semangat mereka akhirnya sebuah negara resmi memerdekakan dirinya.

Itu lah sebabnya perlu diperingati hari kemerdekaan tiap tahunnya, tujuannya setidaknya menghormati jasa pahlawan, mengingatkan tentang sejarah sebelum kemerdekaan dan meningkatkan rasa cinta tanah air kepada negara.

Negara dapat memerdekakan dirinya dengan adanya penduduk. Tanpa penduduk, tidak ada yang memimpin dan dipimpin. Adanya wilayah, tanpa wilayah, tidak ada kekuasaan di dalamnya. Adanya pemerintahan, tanpa pemerintahan, tidak ada aturan yang memikat dan didukung oleh negara lain, tanpa didukung maka negara tidak bisa merdeka.

Tujuan memperingati hari kemerdekaan, tentunya menghormati jasa pahlawan, mengingatkan tentang sejarah sebelum kemerdekaan, meningkatkan rasa cinta tanah air kepada negara.

Tetapi tema Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 77 yang jatuh pada 17 Agustus 2022 kali ini juga memiliki makna yakni pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

Tema besar Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 pada 17 Agustus 2022 adalah Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Tema HUT RI ke 77 tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Sekretaris Negara tentang Penyampaian Tema, Logo dan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022.

“Kami menyampaikan bahwa Tema Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022 adalah Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat,” isi SE tersebut yang diteken Menteri Sekretaris Negara, Pratikno pada 12 Juli 2022.

Pedoman Identitas Visual 77 Tahun Kemerdekaan Indonesia milik Kemensetneg, Kemenparekraf dan ADGI, makna dari tema besar ini adalah merefleksikan bagaimana nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika mempersatukan kita dalam menghadapi tantangan yang ada.

"Dasar-dasar negara yang menuntun kita untuk bersama pulih lebih cepat agar siap menghadapi tantangan global dan bangkit lebih kuat untuk siap membawa Indonesia maju," tulis Pedoman Identitas Visual 77 Tahun Kemerdekaan Indonesia milik Kemensetneg, Kemenparekraf dan ADGI.

Dua tahun lebih ini Indonesia menghadapi tantangan dan ujian sejarah. Kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi berat sangat dirasakan oleh rakyat Indonesia di penjuru tanah air. Namun di tengah keterpurukan, semua elemen bangsa bergerak bersama dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan.

Pada perayaan HUT RI ke-77 tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, di ulang tahun yang ke 77, Indonesia sebagai salah satu anggota dalam forum G20, didapuk untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum G20.

Indonesia bukan hanya memperjuangkan kepentingan nasional-nya pada tingkat global. Indonesia juga menjadi suara dari negara berkembang yang berkontribusi bagi penyelesaian berbagai permasalahan ekonomi atau tantangan yang dihadapi dunia.

Selain telah menetapkan tema besar, Panitia Nasional Kemerdekaan RI ke-77 yang dikoordinir oleh Sekretariat Negara juga menghadirkan logo HUT RI. Logo yang bertulisakan 77 dan tulisan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat ini memiliki karakter visual yang mencerminkan rasa optimis dari bangsa yang dinamis, bersinergi, tegas, dan lugas dalam menghadapi tantangan global.

Makna lainnya yaitu sebuah refleksi dari nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan bangsa Indonesia dalam mewujudkan harapan untuk bersama pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju.

17 Agustus 2022 ini Indonesia akan memperingati HUT kemerdekaan yang ke-77. Seperti yang diketahui, tiap tahun, logo dan tema peringatan HUT kemerdekaan RI selalu berbeda-beda. Tahun ini logo HUT kemerdekaan RI menggambarkan angka 77 yang mencerminkan rasa optimis dari bangsa yang dinamis, bersinergi, tegas, dan lugas.

Sebuah refleksi dari nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan bangsa Indonesia dalam mewujudkan harapan untuk bersama pulihlebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju. Sementara di dekat angka 77 ada slogan "Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih kuat". 

Tahun ini logo HUT kemerdekaan RI menggambarkan angka 77 yang mencerminkan rasa optimis dari bangsa yang dinamis, bersinergi, tegas, dan lugas. Sebuah refleksi dari nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan bangsa Indonesia dalam mewujudkan harapan untuk bersama pulihlebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Indonesia maju. Sementara di dekat angka 77 ada slogan "Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih kuat". 

Berikut 7 filosofi dari logo HUT kemerdekaan ke-77 RI:

1. Dua Panah ke Atas (Percepatan dan Pergerakan): Bentuk angka 77 menyerupai dua panah ke atas melambangkan gerak percepatan dalam memperbaiki kondisi Indonesia untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

2. Dua Anak Tangga (Progres dan Pembangunan): Dua garis mendatar membentuk tangga yang mengarah ke atas melambangkan progres danpembangunan segala sektor di Indonesia.

3. Bagian Atas Terpotong (Demokrasi dan Keterbukaan): Bagian atas terpotong melambangkan keterbukaan bangsa Indonesia dalam perannya di tingkat global untuk bergerak secara bebas aktif bersama dalam pemulihan kondisi dunia.

4. Garis Miring dan Sudut Runcing (Semangat Juang dan Garuda Pancasila): Garis miring dan sudut runcing,yang terinspirasi dari bambu runcing dan kepala Garuda Pancasila, melambangkan semangat pejuang untuk bangkitl ebih kuat dan tangguh.

5. Dua Garis Melengkung (Sinergi dan Harapan): Dua garis melengkung melambangkan sinergi pemerintah dan masyarakat dalam bergotong royong dan bergerak berdampingan secara fleksibel dan dinamis menuju satu arah, menuju Indonesia Maju.

6. Sudut Penghubung (Penghubung antarbangsa): Sudut penghubung melambangkanperan Indonesia pada forum G20 dalammempersatukan suara negara-negaramaju untuk berkontribusi menyelesaikanberbagai isu dan tantangan yangdihadapi dunia.

7. Siluet Angka 1 (Persatuan Indonesia): Siluet angka satu melambangkansemangat persatuan BhinnekaTunggal Ika sebagai semboyanbangsa Indonesia yang besar, kuat,dan bersatu.

Tetapi berpartisipasi di peringatan HUT RI atau terlibat dalam perayaan menyambutan tentu akan sangat menyenangkan bagi keluarga. Satu pekan sebelum HUT RI, biasanya warga heboh melakukan beberapa aktivitas untuk menyemarakkan ulang tahun Negara ini.

Jadi terlibat dalam menyambut peringatan kemerdekaan RI punya beberapa manfaat. Setidaknya, mempererat hubungan dengan tetangga sekitar.

Tak dapat dipungkiri, kesibukan seringkali membuat kita tidak bisa bersosialisasi dengan tetangga. Rangkaian kegiatan menyambut HUT RI dapat menjadi ajang berkumpulnya warga perumahan. Ini adalah kesempatan baik bagi keluarga Anda untuk mempererat hubungan dengan tetangga sekitar. Selain itu, terlibat aktif dalam kepanitiaan juga bisa dicoba.

Menjelang HUT RI, biasanya kordinator perumahan atau ketua RT akan mengajak warga mengecat pembatas jalan sepanjang perumahan, polisi tidur juga gapura. Kegiatan ini tentu akan menumbuhkan sikap gotong royong karena semuanya dikerjakan secara bersama-sama.

Selain mengecat, aktivitas yang biasanya tidak akan terlewat adalah menghias perumahan dengan bendera warna-warni atau lampu dan mengecat dinding lapangan atau taman. Nah, si kecil bisa terlibat aktif juga untuk mengasah kreativitasnya lewat kegiatan ini.

Satu yang ditunggu-tunggu dari rangkaian acara adalah perlombaan. Macam-macam lomba seperti lomba kelereng, balap karung, atau tali tambang dapat melatih kemampuan motorik anak.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ini juga bisa dijadikan momen untuk menumbuhkan nasionalisme pada anak. Jelaskan pada mereka mengapa penting untuk mencintai negaranya sendiri.

Ikut lomba, baik bagi anak-anak, ibu-ibu atau bapak-bapak akan membantu menyegarkan pikiran sejenak dari rutinitas sehari-hari yang padat. Anda dan keluarga bisa seru-seruan ikut lomba individu atau dalam tim. Jika tak ingin ikut, memilih menonton saja juga boleh.

Sehari menjelang HUT RI, umumnya warga akan mengadakan malam doa bersama. Ibu-ibu bertugas menyiapkan makanan. Nah, ini bisa jadi ajang saling bertukar resep dengan ibu-ibu lain.

Selain menghias jalan perumahan, keluarga biasanya diminta untuk menghias rumahnya masing-masing dengan nuansa merah –putih. Momen ini bisa memperkuat bonding antara orang tua dan anak. Bersama anak-anak bisa bekerjasama membuat hiasan. Selain itu, bonding juga dapat terwujud dengan memberi semangat antaranggota keluarga yang sedang mengikuti lomba.

Ada juga acara jalan sehat. Tak ada salahnya keluarga untuk ikut acara jalan bersama-sama dengan jarak sekian kilometer yang bisa dijadikan sebagai sarana olahraga. Jika beruntung menang dalam perlombaan atau undian, Anda dan keluarga tentu dapat menikmati hadiah yang sudah disiapkan panitia. 

Tags : HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Makna Filosofis Logo HUT RI, HUT RI ke-77 2022, Opini,