PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto menegaskan, Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah harus menjadi momentum penguatan etos kerja dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
"ASN diminta tetap disiplin dalam bekerja selama Ramadan."
“Ramadan adalah bulan pembinaan diri. Saya mengajak seluruh ASN untuk tetap disiplin, menjaga semangat kerja, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tegas SF Hariyanto, Selasa (17/2).
Ramadhan justru dinilai sebagai fase pembinaan karakter bagi ASN sebagai pelayan publik, bukan lantas jadi alasan menurunnya produktivitas,
Ia mengingatkan, kewajiban ASN dalam memberikan layanan tidak boleh berkurang meskipun tengah menjalankan ibadah puasa.
Ketepatan waktu, penyelesaian tugas sesuai target, hingga sikap profesional dalam melayani masyarakat tetap menjadi indikator utama kinerja.
“Saya tidak ingin mendengar ada pelayanan yang terhambat atau masyarakat merasa dipersulit. ASN harus menjadi contoh dalam kedisiplinan dan etika kerja, apalagi di bulan suci ini,” ujarnya.
Penegasan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemprov Riau akan menjaga kualitas pelayanan publik selama Ramadan agar tetap berjalan efektif dan responsif.
SF Hariyanto juga meminta seluruh kepala perangkat daerah melakukan pengawasan internal secara konsisten.
Ia menekankan pentingnya kontrol manajerial untuk memastikan seluruh pegawai bekerja sesuai regulasi dan menjaga standar pelayanan.
Menurutnya, kepemimpinan di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki peran strategis dalam memastikan stabilitas kinerja selama bulan puasa.
“Pimpinan OPD harus memastikan pegawainya tetap bekerja sesuai aturan dan menjaga kinerja organisasi. Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas kerja,” katanya.
Lebih jauh, ia mengajak ASN memaknai Ramadhan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat nilai kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“Bekerja dengan ikhlas, melayani dengan hati, dan menjaga amanah jabatan adalah bagian dari ibadah. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tutupnya. (*)
Tags : ramadhan, ramadhan 2026, asn tetap Disiplin bekerja selama ramadhan, produktivitas kerja asn selama ramadan,