News Kota   2026/05/12 23:11 WIB

Bapanas Sidak Pasar di Pekanbaru yang Temukan Minyakita Melambung di Atas HET

Bapanas Sidak Pasar di Pekanbaru yang Temukan Minyakita Melambung di Atas HET

PEKANBARU – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan turun langsung memantau penjualan minyak goreng kemasan Minyakita di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru.

"Minyakita ditemukan melambung di atas HET."

“Kita lihat sendiri, Minyakita ada dan melimpah di Pekanbaru. Hanya saja memang ada yang menjual di atas HET. Setelah kita telusuri, ternyata mereka ada yang mendapatkan dari penjual selain Bulog,” kata Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto, Selasa (12/5).

Dalam inspeksi tersebut, tim menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700.

Pemantauan dilakukan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Dupa, Selasa 12 Mei 2026.

Dari hasil sidak, sejumlah pedagang mengaku mendapatkan pasokan Minyakita bukan dari Bulog, melainkan dari reseller atau pedagang lain.

Indra Wijayanto, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung untuk memastikan kondisi stok dan harga Minyakita di lapangan.

Dalam sidak tersebut, tim juga mendapati sejumlah pedagang yang sebelumnya menjual Minyakita di atas HET.

Namun para pedagang mengaku kini sudah kembali menjual sesuai harga ketentuan pemerintah.

Satgas Pangan dari Ditreskrimsus Polda Riau pun langsung mengingatkan pedagang agar tidak memainkan harga Minyakita.

Pedagang juga diminta melapor jika menemukan distributor yang menjual dengan harga tidak sesuai aturan.

Indra turut mempertanyakan distribusi Minyakita kepada salah seorang pedagang mitra Bulog.

Berdasarkan keterangan pedagang, penjualan eceran Minyakita rata-rata hanya berkisar 4 hingga 6 liter per hari.

“Artinya kalau per bulan jatah 30 kardus dari Bulog tidak habis?” tanya Indra kepada pedagang.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa stok Minyakita sebenarnya masih tersedia dan tidak mengalami kelangkaan di pasaran.

“Minyakita itu banyak, cuma ada yang memanfaatkan situasi ini untuk menjual di atas HET. Dan ada juga yang menjual tidak sesuai aturan, dimana kios di pasar harusnya tidak menjual lagi kepada pedagang lain,” ungkapnya.

Selain meminta pedagang mematuhi aturan harga, Bapanas juga meminta Perum Bulog mempertimbangkan penambahan alokasi distribusi Minyakita ke pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Indra menegaskan pihaknya akan mengevaluasi pedagang mitra Bulog yang masih kedapatan menjual Minyakita di atas HET.

“Kemarin kabarnya sudah ada tiga yang diberi teguran. Hari ini kita beri teguran lagi. Kalau masih ditemukan lagi, ke depan tidak lagi diberikan alokasi menjual Minyakita,” pungkasnya. (rp.ind/*)

Tags : minyakita, harga minyakita melambung, bapanas sidak pasar, pekanbaru, bapanas temukan Mminyakita melambung di atas het, News Kota,