PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang laut masih tergolong rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter pada Jumat (9/1/2026). Namun, kewaspadaan tetap diperlukan di beberapa titik perairan.
"Gelombang 2,5 meter ancam perairan."
“Terdapat peluang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Dumai-Bengkalis dan Inhil,' ujar Prakirawan BMKG Pekanbaru, Deby.
"Nelayan serta pengguna transportasi laut kami minta tetap berhati-hati," sambungnya.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca tidak bersahabat yang diprakirakan terjadi sepanjang hari ini, terutama pada malam hari.
Meski pagi hari di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan hanya mengalami udara kabur hingga berawan, kondisi cuaca diperkirakan berubah signifikan mulai siang hingga malam, dengan potensi hujan yang meluas disertai petir dan angin kencang.
BMKG mencatat, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari di Kabupaten Rohil dan Inhil. Namun, ancaman cuaca lebih serius diprediksi muncul saat malam hari.
“Masyarakat kami imbau waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya pada malam hari di sejumlah wilayah Riau," tuturnya.
Menurut BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak hujan malam hari meliputi Rohil, Rohul, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuansing, Inhu serta Kota Pekanbaru.
Tags : badan meteorologi klimatologi geofisika, bmkg, gelombang perairan, bmkg minta nelayan siaga, gelombang ancam perairan, News Daerah ,