Linkungan   2026/02/21 13:37 WIB

BPBD Riau Catat Karhutla Capai 1.041 Hektare Lahan Terbakar Sepanjang 2026

BPBD Riau Catat Karhutla Capai 1.041 Hektare Lahan Terbakar Sepanjang 2026

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau sepanjang 2026 telah mencapai lebih dari 1.000 hektare. Kabupaten Pelalawan tercatat sebagai wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar.

Berdasarkan data BPBD Riau hingga 19 Februari 2026, total luasan karhutla mencapai 1.041,74 hektare yang tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau.

Hingga kini, Kabupaten Rokan Hulu menjadi satu-satunya daerah yang belum mencatat kejadian kebakaran.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghofur, menyebutkan bahwa akumulasi luas lahan terbakar dihitung sejak awal Januari 2026.

Kabupaten Pelalawan menempati posisi teratas dengan 612 hektare lahan terbakar.

Disusul Kabupaten Bengkalis dengan 201 hektare yang saat ini masih dalam proses pendinginan oleh tim gabungan.

Wilayah lain yang terdampak antara lain Indragiri Hilir seluas 64 hektare, Siak 63 hektare, Dumai 30 hektare, Kampar 29 hektare, Kota Pekanbaru 14 hektare, Kepulauan Meranti 13 hektare, serta Rokan Hilir sekitar 10 hektare.

Sementara Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat kebakaran sekitar satu hektare lebih.

Upaya penanganan terus dilakukan oleh tim gabungan melalui berbagai langkah mitigasi dan pemadaman.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai bahan Natrium Klorida (NaCl) menggunakan pesawat dari BNPB.

Sejak pelaksanaan OMC pada 16 Februari, sebanyak enam sortie telah dilakukan dengan total 6 ton NaCl disemai di wilayah udara Riau.

Hingga saat ini, dukungan helikopter waterbombing dari BNPB belum tersedia. (*)

Tags : kebakaran hutan dan lahan, karhutla, karhutla capai 1.041 hektare, lahan terbakar di riau,