Headline News Daerah   2026/01/01 10:50 WIB

Debit Air Waduk PLTA Koto Panjang Terus Meningkat pada posisi 80,20 MDPL

Debit Air Waduk PLTA Koto Panjang Terus Meningkat pada posisi 80,20 MDPL

KAMPAR – Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang kembali merilis laporan terkini kondisi Waduk Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (31/12/2025) siang.

Berdasarkan hasil pemantauan pukul 13.00 WIB, elevasi air waduk tercatat berada pada posisi 80,20 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengatakan debit air masuk ke waduk atau inflow mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini, inflow tercatat mencapai 673,51 meter kubik per detik. Sementara itu, debit air keluar melalui turbin pembangkit listrik berada pada angka 228,34 meter kubik per detik.

“Peningkatan inflow ini dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi di wilayah hulu waduk dalam beberapa hari terakhir,” ujar Dhani.

Untuk mengantisipasi terus bertambahnya volume air di dalam waduk, manajemen PLTA Koto Panjang telah melakukan pembukaan pintu pelimpah atau spillway sejak Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pembukaan dilakukan melalui skema early release setelah berkoordinasi dengan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan dan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.

Pada tahap awal, dua pintu spillway dibuka masing-masing setinggi 50 sentimeter.

Dari hasil perhitungan teknis, bukaan tersebut menghasilkan debit buangan sekitar 134 meter kubik per detik.

Dengan demikian, total debit air keluar dari waduk merupakan gabungan aliran dari turbin pembangkit dan spillway.

Dhani menjelaskan, langkah pengeluaran air lebih awal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara inflow, outflow, dan elevasi waduk.

Hal ini juga mempertimbangkan kondisi operasional PLTA Koto Panjang yang saat ini masih terbatas, karena hanya dua unit pembangkit yang dapat beroperasi sehingga kapasitas pembuangan melalui turbin belum maksimal.

“Pemantauan kami lakukan secara intensif, baik terhadap elevasi waduk maupun debit Sungai Kampar, agar pengoperasian bendungan tetap aman,” jelasnya.

Manajemen PLTA Koto Panjang juga mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah hilir waduk dan sepanjang aliran Sungai Kampar untuk meningkatkan kewaspadaan serta berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai.

Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Boby Sebayang melakukan patroli monitoring debit air Sungai Kampar pada Rabu (31/12/2025) sebagai langkah antisipasi potensi banjir akibat pembukaan dua pintu spillway PLTA Koto Panjang.

Patroli dilakukan menggunakan speed boat milik BPBD Kabupaten Kampar dengan titik awal kegiatan di Pos BNPB Bencana Kampung Gadang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi bencana banjir. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata AKBP Boby.

Kapolres menegaskan, pihaknya ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Kampar. Ia juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi banjir serta mengikuti arahan dari aparat dan instansi terkait. (*)

Tags : pembangkit listrik tenaga air, plta, waduk plta koto panjang, debit air waduk plta meningkat, air wadukplta pada posisi 80, 20 mdpl, News Daerah,