PEKANBARU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Pekanbaru memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat soliditas organisasi melalui kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan konsolidasi kader se-Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang juga diisi dengan santunan bagi anak yatim tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Sejumlah tokoh Partai Demokrat turut hadir, di antaranya Ketua DPD Demokrat Riau yang juga Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Ketua DPC Demokrat Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Ketua Srikandi Demokrat Riau Hj Sulastri, serta Ketua DPC Demokrat Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin.
Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar agenda silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Menurutnya, saat ini struktur kepengurusan Partai Demokrat di Pekanbaru telah terbentuk secara menyeluruh di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Struktur sudah terbentuk di 15 kecamatan dan 83 kelurahan. Saat ini kami juga sedang memperkuat pembentukan jajaran hingga tingkat RT dan RW agar partai benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Azwendi, Minggu (8/3/2026).
Ia menegaskan, penguatan struktur hingga ke akar rumput penting agar kader mampu merespons lebih cepat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Selain itu, Azwendi juga mengingatkan seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan terus menunjukkan kerja nyata.
“Kita tidak perlu mengusik pihak lain. Cukup kita terangkan lampu kita sendiri dengan kerja nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Riau sekaligus Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengajak seluruh kader menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi diri dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Ia menilai kemenangan Partai Demokrat dalam Pemilihan Walikota Pekanbaru merupakan kemenangan bersama masyarakat yang harus dijaga melalui kinerja nyata.
“Kemenangan ini bukan hanya kemenangan Partai Demokrat, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Pekanbaru. Kita menang bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk merangkul,” ucap Agung.
Agung juga mengingatkan kader Demokrat agar menjaga sikap dan tidak bertindak semena-mena, mengingat kader partai juga menjadi representasi dari pemerintahan kota di mata masyarakat.
“Kader Demokrat harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Jangan sampai berbuat semena-mena, karena yang malu bukan hanya partai tetapi juga wali kotanya,” tegasnya.
Menurut Agung, pemerintah kota saat ini tengah fokus menjalankan berbagai program pembangunan dengan semangat kebersamaan, terutama pada sektor infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain konsolidasi organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu.
Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Partai Demokrat di bulan suci Ramadan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa aktivitas politik tidak hanya berorientasi pada konsolidasi internal, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan. (rp.ind/*)
Tags : demokrat, partai demokrat, momen ramadhan, ramadhan 2026, demokrat buka bersama dengan kader,