PEKANBARU – Memasuki usia ke-242 tahun, Kota Pekanbaru dihadapkan pada berbagai harapan dan masukan dari sejumlah kalangan, termasuk DPRD Pekanbaru yang memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.
"Refleksi HUT Pekanbaru ke-242."
"Terutama untuk perbaikan jalan, itu kita apresiasi positif. Sudah puluhan kilometer diperbaiki mulai tahun 2025 hingga pertengahan tahun 2026 ini," kata Anggota Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, Minggu (21/6).
Berbagai catatan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus arah pembangunan Kota Pekanbaru ke depan agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, menilai sejumlah capaian pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar patut diapresiasi, terutama di sektor infrastruktur jalan.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat telah mendapatkan perbaikan, sementara beberapa titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Di antaranya Jalan Rambutan, Jalan Sri Palas, dan sejumlah ruas jalan lainnya.
Meski demikian, Nurul mengingatkan agar seluruh pekerjaan infrastruktur dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan sehingga kualitas jalan yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.
Selain sektor infrastruktur, ia juga melihat adanya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Perbaikan tersebut, kata dia, terlihat dari aspek pelayanan publik, administrasi pemerintahan, hingga pelaksanaan berbagai program di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
"Termasuk pengelolaan sampah serta penguatan ekonomi masyarakat juga sudah berjalan. Tinggal dimaksimalkan saja di beberapa sektor," katanya.
Namun demikian, Nurul menegaskan masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di antaranya masalah banjir, sistem drainase, serta kemacetan lalu lintas yang masih kerap dikeluhkan masyarakat.
Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru tersebut, pembangunan jalan harus dibarengi dengan pembenahan drainase agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan secara maksimal.
"Khusus perbaikan parit, itu penting. Jalan yang sudah bagus diperbaiki harus diiringi dengan pembenahan parit. Tidak hanya normalisasi, tetapi parit itu harus dipastikan berfungsi dengan baik. Anggarannya juga sudah tersedia dalam APBD Pekanbaru," ujarnya.
Ia menilai persoalan banjir dan drainase masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah kota.
Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga perlu terus mendapat perhatian dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Nurul berharap momentum Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru dapat dijadikan sebagai sarana refleksi dan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang masih belum terselesaikan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu membuka ruang yang lebih luas terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat guna mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.
"Pemko jangan alergi terhadap masukan dan saran masyarakat. Dengan begitu, pembangunan yang merata dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga dapat direalisasikan secara optimal," pungkasnya. (rp.ind/*)
Tags : hari ulang tahun, hut, hut kota pekanbaru, refleksi hut pekanbaru, dewan beberkan catatan penting di hut pekanbaru,