PEKANBARU - Titik banjir di Kota Pekanbaru yang terus bertambah setiap tahun dinilai tidak lepas dari maraknya pembangunan yang tidak sesuai peruntukan.
"Bangunan sembarangan dinilai picu banjir."
“Kalau izin bangunan ini tidak tertib dikeluarkan, maka akan semakin banyak wilayah di Pekanbaru yang terendam banjir. Kita sudah merasakan dampaknya dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kawasan Rumbai,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidil Amri, Jumat (26/12).
Bangunan tidak hanya berdiri di kawasan resapan air, tetapi juga muncul di lokasi yang seharusnya steril dari aktivitas pembangunan, termasuk menutup saluran drainase dan bantaran sungai.
Aidil Amri, meminta organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru agar tidak lagi sembarangan dalam menerbitkan izin bangunan.
Ia menekankan pentingnya ketertiban dan selektivitas dalam proses perizinan untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.
Ia menilai, salah satu penyebab utama banjir di Pekanbaru adalah pembangunan yang tidak terkendali serta penerbitan izin bangunan yang mengabaikan aspek lingkungan.
Bangunan yang berdiri di atas daerah resapan air hingga yang menutup aliran drainase membuat air hujan tidak memiliki ruang untuk mengalir secara alami.
“Jadi, banjir tidak semata-mata karena faktor hujan. Ini juga akibat kelalaian dalam penataan kota. Ke depan, kami meminta OPD lebih selektif dan tidak seenaknya dalam mengeluarkan izin bangunan,” tegasnya.
Aidil juga menyebut sejumlah OPD yang terlibat dalam proses perizinan, seperti DPM-PTSP yang mengeluarkan IMB, Dinas PUPR terkait izin Persetujuan Bangunan Gedung, serta DLHK yang mengeluarkan izin Amdal.
Menurutnya, semua pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga tata ruang kota.
Selain penertiban izin, DPRD Pekanbaru juga mendorong evaluasi terhadap bangunan yang sudah terlanjur berdiri di kawasan rawan banjir dan bantaran sungai.
Langkah tegas dan pengawasan langsung di lapangan dinilai menjadi kunci untuk menekan jumlah titik banjir di Kota Pekanbaru.
“Hanya dengan ketegasan dan pengawasan riil di lapangan, titik banjir di Pekanbaru bisa diminimalisir. Ini harus sejalan dengan komitmen OPD terkait,” pungkasnya. (rp.ind/*)
Tags : banjir, penyebab banjir, bangunan sembarangan picu banjir, banir di pekanbaru,