Allah SWT berhujjah pada hari kiamat dengan empat orang atas empat orang lainnya.
AGAMA - Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni dalam Nashaihul Ibad mengandaikan bahwa pada hari kiamat nanti, Allah SWT akan membantah seluruh alasan manusia yang meninggalkan ibadah dengan menghadirkan teladan para nabi.
Kekayaan, kesibukan, sakit, maupun kefakiran tak lagi menjadi alasan untuk meninggalkan ibadah, sebab semuanya telah dicontohkan oleh hamba-hamba pilihan yang tetap teguh beribadah dalam kondisi apapun.
Syekh Nawawi al-Banteni menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT berhujjah pada hari kiamat dengan empat orang atas empat orang lainnya. Yaitu: Terhadap kaum hartawan, Allah mengemukakan Nabi Sulaiman bin Dawud. Terhadap hamba sahaya, Allah mengemukakan Nabi Yusuf. Terhadap orang-orang yang sakit, Allah mengemukakan Nabi Ayub. Atas orang-orang yang fakir, Allah mengemukakan Nabi Isa."
Misalnya, Allah SWT bertanya kepada orang yang kaya tentang sebab ia meninggalkan ibadah. Kemudian orang kaya menjawab, "Kami sibuk dengan urusan harta dan kerajaan kami."
Maka Allah menyanggah, "Lebih besar mana dengan kerajaan Sulaiman dan lebih banyak mana dibanding harta Sulaiman. Sulaiman tidak pernah meninggalkan ibadah."
Terhadap hamba sahaya yang meninggalkan ibadah dengan alasan karena sibuk melayani tuannya, Allah menyanggah, "Hamba-Ku, si Yusuf, juga menjadi hamba yang melayani penguasa tinggi Mesir, tapi ia tetap mengerjakan ibadah."
Terhadap orang yang sakit yang meninggalkan ibadah dengan alasan karena sedang sakit, maka Allah menyanggah, "Hamba-Ku si Ayub juga sakit, bahkan lebih parah, tapi ia juga tidak pernah meninggalkan ibadah."
Terhadap orang fakir yang meninggalkan ibadah, Allah menyanggah, "Hamba-Ku si Isa adalah orang yang melarat di dunia, ia tidak punya rumah, harta juga istri, tetapi ia tidak pernah meninggalkan ibadah."
Tags : nabi, nabi muhammad, ibadah, islam, rasulullah,