PEKANBARU - Aksi vandalisme berupa coretan liar pada sejumlah halte bus di Kota Pekanbaru menuai kecaman keras dari berbagai pihak.
"Tindakan coret halte bus tak bisa ditoleransi."
“Tentu sangat kita sayangkan. Pastinya pelakunya tidak bisa ditolerir, karena sudah merusak fasilitas umum yang manfaatnya dirasakan banyak orang,” kata Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg, Minggu (25/1).
DPRD Pekanbaru juga menyuarakan keprihatinan atas rusaknya fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat.
Sejumlah halte yang menjadi sasaran vandalisme diketahui berada di ruas jalan strategis, seperti Jalan Subrantas, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai, hingga beberapa titik lainnya.
Coretan tersebut dinilai mengganggu estetika kota sekaligus merugikan masyarakat luas.
Rois menegaskan, tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi karena mencederai kepentingan publik.
Menurutnya, halte bus merupakan fasilitas vital yang pembangunannya bersumber dari APBD serta dukungan program CSR pihak swasta.
Karena itu, keberadaannya wajib dijaga bersama, bukan justru dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Halte bus ini dibangun untuk kenyamanan bersama. Jika dirusak, yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh warga Pekanbaru, termasuk keluarga pelaku itu sendiri,” ujarnya.
DPRD menilai aksi vandalisme tersebut telah memasuki tahap meresahkan dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengidentifikasi serta menangkap para pelaku.
Langkah ini, kata Rois, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru yang terus berkoordinasi dengan kepolisian guna membersihkan kota dari coretan liar.
Selain itu, politisi PDI Perjuangan tersebut juga mendorong Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah untuk meningkatkan patroli rutin, khususnya pada malam hari, demi mencegah aksi serupa terulang.
“Kami mendorong pengawasan yang lebih ketat serta penerapan sanksi tegas bagi pelaku vandalisme agar ada efek jera,” paparnya.
Lebih jauh, DPRD mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Pekanbaru.
Kepedulian terhadap fasilitas umum dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wajah kota tetap bersih, rapi, dan nyaman.
“Mari kita jaga dan rawat kota ini, bukan malah dirusak. Jika melihat pelaku beraksi, segera laporkan dan serahkan kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (rp.ind/)
Tags : halte bus, pekanbaru, halte bus dirusak, halte bus dicoret, tindakan tak toleransi, News Kota ,