News Kota   2026/01/05 10:27 WIB

Harga Pangan di Pekanbaru Terkendali yang Pasokannya dari Sumbar-Sumut

Harga Pangan di Pekanbaru Terkendali yang Pasokannya dari Sumbar-Sumut

PEKANBARU - Dinamika harga kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru pada awal 2026 menunjukkan tren yang relatif stabil.

Berbeda dari pola tahunan sebelumnya yang kerap diwarnai lonjakan harga pasca-pergantian tahun, kali ini pasar tradisional justru bergerak landai, bahkan beberapa komoditas mengalami koreksi harga.

Hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional di Pekanbaru memperlihatkan harga cabai masih bertahan di kisaran Rp50-Rp60 ribu kilogram.

Angka tersebut dinilai normal dan tidak jauh berbeda dibandingkan akhir 2025.

Komoditas protein hewani seperti daging ayam juga belum menunjukkan gejolak.

Harga ayam potong berada pada rentang Rp25-Rp30 ribu per kilogram. Kondisi serupa terlihat pada beras, gula, dan tepung yang cenderung stagnan tanpa kenaikan berarti.

Menariknya, penurunan justru terjadi pada komoditas telur. Harga telur ayam ras dan telur puyuh tercatat turun tipis dibandingkan pekan sebelumnya.

Faktor libur sekolah disebut menjadi salah satu pemicu, lantaran aktivitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara berhenti.

Seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Tangor Pekanbaru, Ayu, mengonfirmasi kondisi tersebut.

Menurutnya, awal tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau harga masih normal, tidak ada lonjakan dan penurunan yang signifikan,” ujar Ayu.

Stabilnya harga bahan pokok ini tidak terlepas dari kelancaran distribusi pasokan.

Sebagian besar kebutuhan pangan di Pekanbaru masih dipenuhi dari sentra produksi di Sumbar dan Sumut yang hingga kini berjalan tanpa hambatan berarti.

Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan efektivitas rantai pasok pangan regional. (rp.elf/*)

Tags : pangan, harga pangan, pekanbaru, harga pangan terkendali, pangan dari sumbar dan sumut, News Kota,