Riau   2026/01/16 10:27 WIB

Jalan Bawah Flyover Simpang SKA Pekanbaru akan Ditutup karena ada Pelebaran U-Turn 

Jalan Bawah Flyover Simpang SKA Pekanbaru akan Ditutup karena ada Pelebaran U-Turn 

PEKANBARU - Pemprov Riau menyiapkan strategi untuk mengatasi kemacetan kronis di Simpang SKA Pekanbaru.

"Tiga U-Turn di jalan bawah flyover dipelebar untuk atasi kemacetan."  

“Tujuan dibangunnya flyover itu sebenarnya untuk mengurai kemacetan. Tapi faktanya, yang dirasakan masyarakat malah masih macet," ucap Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Kamis (15/1).

Tidak lagi sekadar wacana, tahun ini traffic light (lampu merah) di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai akan dihapus, disertai penutupan jalan di bawah flyover serta perubahan total pola lalu lintas.

Kebijakan ini diambil setelah evaluasi menunjukkan fungsi flyover yang dibangun untuk mengurai kemacetan justru belum berjalan optimal.

Kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk, masih menjadi keluhan utama masyarakat.

"Karena itu, kita akan menciptakan arus lalu lintas baru dengan menutup lampu merah di Simpang SKA,” sambungnya.

Menurut SF Hariyanto, salah satu penyebab utama kemacetan di Simpang SKA adalah tingginya aktivitas keluar-masuk kendaraan dari dua pusat perbelanjaan besar yang berada di kawasan tersebut.

Tingginya aktivitas di Mal SKA dan Living World menyebabkan konflik arus lalu lintas, terutama di bawah flyover.

“Tahun ini kita gesa penerapannya. Supaya tidak ada lagi kepadatan di sana (flyover simpang SKA), karena arus kendaraan dari dua pusat perbelanjaan itu cukup padat,” pungkasnya.

Seiring dengan penghapusan traffic light di Jalan Soekarno-Hatta dan Tuanku Tambusai tepatnya di Simpang Mal SKA, Dinas PUPR-PKPP Riau juga akan melakukan pelebaran tiga titik U-turn strategis untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

“Akan ada tiga pelebaran U-turn, yaitu di depan Lottemart, di depan Hotel Grand Suka, dan di depan Rumah Sakit Muhammadiyah,” jelas Plt Kadis PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimeira menjelaskan.

Pelebaran dilakukan di lokasi dengan volume kendaraan tinggi, sebutnya.

Setelah rekayasa diberlakukan, arus lalu lintas akan dibagi, yakni kendaraan dari Jalan Tuanku Tambusai (Nangka) menuju SM Amin atau sebaliknya, akan diarahkan melalui bawah flyover.

Kemudian, arus kendaraan dari Simpang Arifin Ahmad menuju Jalan Riau wajib menggunakan flyover.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perubahan akses, karena beberapa manuver yang biasa dilakukan tidak lagi diperbolehkan.

“Pengendara dari Simpang Durian (Sigunggung) yang ingin ke SM Amin tidak bisa lagi langsung belok kanan di bawah flyover. Harus naik dulu dan berputar di U-turn depan Grand Suka," sebut Thomas.

"Begitu juga dari arah Simpang Arifin Ahmad ke Tuanku Tambusai, harus belok kiri dan memutar di U-turn depan RS Muhammadiyah (Umri),” pungkasnya. (*)

Tags : jalan flyover, pekanbaru, flyover simpang SKA Pekanbaru ditutup, kawasan flyover simpang SKA dipPelebar,