News   2026/01/03 17:45 WIB

Jalan HR Soebrantas Pekanbaru Diperlebar untuk Hadapi Lonjakan Volume Kendaraan

Jalan HR Soebrantas Pekanbaru Diperlebar untuk Hadapi Lonjakan Volume Kendaraan

PEKANBARU - Pemprov Riau menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan proyek pelebaran Jalan HR Soebrantas, Panam, Kota Pekanbaru pada tahun 2026, meski kondisi fiskal daerah belum sepenuhnya pulih.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis menghadapi lonjakan volume kendaraan pasca rampungnya Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyebut, Jalan HR Soebrantas akan menjadi titik krusial karena berfungsi sebagai pintu keluar utama kendaraan dari tol tersebut.

Jika tidak segera diantisipasi, kepadatan lalu lintas dipastikan meningkat signifikan.

“Suka tidak suka, ada uang atau tidak ada uang, kita harus siap. Berapa pun kemampuan anggaran yang ada, pelebaran (jalan HR Soebrantas) tetap kita kerjakan dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” tegas SF Hariyanto, Jumat (2/1).

Menurutnya, seluruh arus kendaraan dari berbagai daerah seperti Dumai, Rengat, hingga Kampar akan bermuara di Jalan HR Soebrantas. Tanpa pelebaran, kemacetan parah dinilai tak terelakkan.

“Kalau tol itu selesai, semua kendaraan keluarnya di Jalan Soebrantas. Bisa dibayangkan padatnya seperti apa, macetnya bisa luar biasa,” ujarnya.

SF Hariyanto menjelaskan, pelebaran Jalan HR Soebrantas tidak dilakukan sekaligus, melainkan bertahap per segmen.

Skema ini dipilih agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Sejumlah titik yang masuk prioritas antara lain:

- Depan Kampus Universitas Riau
- Kawasan Rumah Sakit Jiwa Tampan
- Depan Kampus UIN Suska Riau

Pada segmen tersebut, lebar jalan direncanakan mencapai 14 meter untuk menampung peningkatan volume kendaraan.

“Fokus kita di titik-titik yang paling rawan macet, terutama untuk mengantisipasi kendaraan yang keluar dari Jalan Tol Lingkar Pekanbaru,” jelasnya.

Selain pelebaran, Pemprov Riau juga berencana mengintegrasikan jalur lambat yang saat ini berada di sisi kanan dan kiri Jalan HR Soebrantas.

Jalur yang sebelumnya dibangun Pemko Pekanbaru itu akan disatukan menjadi satu badan jalan.

“Jalur lambat nanti kita satukan, tiang listrik dipindahkan, dan kondisi jalan diperbaiki. Targetnya, satu ruas bisa dilalui sampai tujuh mobil,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jalan sekaligus memperlancar arus kendaraan harian.

Pelebaran Jalan HR Soebrantas diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Pekanbaru dan wilayah penyangga.

“Ini bagian dari upaya kita menyiapkan infrastruktur pendukung sebelum lonjakan arus kendaraan benar-benar terjadi,” pungkasnya. (*)

Tags : pelebaran jalan, jalan hr soebrantas, pekanbaru, jalan diperlebar, lonjakan volume kendaraan, News,