Riau   2025/12/20 13:59 WIB

Jelang Nataru 2026 Plt Gubri Tinjau Pasar Tradisional yang Terlihat Stok Bahan Pokok Aman

 Jelang Nataru 2026 Plt Gubri Tinjau Pasar Tradisional yang Terlihat Stok Bahan Pokok Aman
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto meninjau stok kebutuhan bahan pokok di Pasar Cik Puan Pekanbaru.

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto melakukan peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar tradisional Cik Puan, Jumat (19/12/2025).

"Jelang Nataru 2026 stok bahan pokok aman."

"Tadi disampaikan pedagang awal Desember sampai Rp120 ribu per kilogram, naiknya dua kali lipat. Hal ini diperkirakan karena daerah pemasok mengalami bencana, dan susah untuk distribusi," kata Plt Gubri SF Hariyanto.

Dari pedagang, SF Hariyano mendapat informasi adanya kenaikan cabai pada awal Desember pasca bencana yang menimpa tiga provinsi di Sumatera itu.

Namun hari ini, dikatakan SF Hariyanto, harga cabai merah cenderung turun menjadi Ro75 ribu per kilogram. Sementara untuk harga bawang juga sudah mulai stabil.

Plt Gubri memastikan, pemerintah akan terus berupaya menjamin ketersediaan dan harga bahan pokok di Riau.

Bahkan untuk menjamin stok bahan pokok seperti cabai merah, Pemprov Riau beberapa waktu juga sudah mendatangkan stok cabai merah dari pulau Jawa.

"Sudah kita datangkan dari Pulau Jawa, agar stok cabai merah di Riau aman dan kebutuhan masyarakat terpenuhi," ungkapnya.

Selain Pasar Cik Puan, Plt Gubri juga meninjau distributor bahan pokok di Jalan Imam Munandar Pekanbaru. Di gudang tersebut, Plt Gubri melihat langsung stok beras.

Dari peninjuan tersebut, pihak distributor menjamin bahwa stok beras aman untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2026.

"Harganya bahan pokok terpantau stabil dan ketersediaannya juga aman. Tim akan tetap melakukan pemantauan agar tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi," pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Riau memastikan kondisi ketersediaan bahan pangan berada dalam keadaan aman dan terkendali.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyantopun sudah menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok.
 
SF Hariyanto menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan stok pangan sejak jauh hari. Distribusi dari distributor hingga pedagang berjalan normal, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama momentum akhir tahun.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara wajar dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, kepanikan justru dapat memicu gangguan pasokan di pasar.
 
Sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging dipastikan berada dalam kondisi aman.

Meski terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas hortikultura, hal tersebut masih dalam batas yang dapat dikendalikan dan tidak mengganggu stabilitas pasar.

SF Hariyanto menjelaskan bahwa peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan merupakan pola tahunan. Namun, pemerintah daerah telah mengantisipasi kondisi tersebut melalui penguatan stok serta pengawasan distribusi agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.

Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat, melibatkan pemerintah kabupaten dan kota, distributor, hingga BUMN pangan. Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Selain itu, pemerintah daerah akan melakukan pemantauan harga secara berkelanjutan. Tindakan tegas akan diberikan apabila ditemukan praktik penimbunan atau upaya lain yang berpotensi memicu gejolak harga di pasar.

SF Hariyanto menegaskan bahwa stabilitas pangan menjadi kunci untuk menjaga ketenangan masyarakat. Pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir. (*)

Tags : natal dan tahun baru, nataru, stok pangan, stok bahan pokok aman,