Headline Agama   17-04-2025 12:41 WIB

Jemaah Haji Memasuki Musim Panas dan akan Beralih ke Musim Semi dengan Tetap Ikuti 4 Aturan Baru dari Pemerintah Saudi

Jemaah Haji Memasuki Musim Panas dan akan Beralih ke Musim Semi dengan Tetap Ikuti 4 Aturan Baru dari Pemerintah Saudi

Penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2025 menjadi yang terakhir kalinya diselenggarakan di musim panas.

AGAMA - Menurut Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi, mulai tahun depan, ibadah haji tahunan Islam akan bergeser ke musim semi dan dilanjutkan ke musim dingin.

Dilansir dari Himpuh News, Selasa, 15 April 2025, pergeseran musim penyelenggaraan haji ini didasari oleh kemunduran kalender tahunan selama 10 hari.

Selama haji 2024, suhu di Mekkah melonjak antara 46°C dan 51°C, yang mengakibatkan lebih dari 2.760 kasus kematian akibat sengatan panas ekstrem.

Menurut NCM, haji akan jatuh selama bulan-bulan musim semi dari tahun 2026 hingga 2033, sebelum memasuki siklus musim dingin yang panjang hingga tahun 2041. 

Ibadah haji tidak akan kembali ke musim panas hingga tahun 2042, memulai periode sembilan tahun baru ritual cuaca hangat.

Pemerintah Saudi telah meningkatkan upaya dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi para peziarah. 

Langkah-langkah tersebut mencakup pemasangan area teduh yang luas, peningkatan stasiun air, penyebaran unit pendingin bergerak, dan kampanye kesadaran publik terhadap panas.

Untuk penyelenggaraan haji tahun 2025, Pemerintah Saudi mempersiapkan satu tantangan musim panas terakhir sebelum ibadah haji memasuki apa yang diharapkan banyak orang akan menjadi masa depan yang lebih aman, lebih dingin, dan lebih berkelanjutan.

Disamping itu, Pemerintah Saudi keluarkan sejumlah aturan baru terkait penyelenggaraan haji tahun 1446 H/2025.

Hal ini disampaikan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Dikutip dari Himpuh News, Selasa, 15 April 2025, Nasrullah mengungkapkan, ada empat poin dalam aturan baru tersebut yang mulai diterapkan menjelang dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji.

Adapun empat aturan tersebut antara lain:

    Batas akhir masuk Jemaah umrah

Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan 13 April 2025 sebagai hari terakhir jemaah umrah memasuki Kerajaan Arab Saudi. Sementara bagi jemaah umrah yang sudah di Kerajaaan Arab Saudi, mereka harus pulang maksimal pada 29 April 2025.

"Berdasarkan ketentuan terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah, batas akhir jemaah umrah masuk Arab Saudi adalah 15 Syawal 1446 H atau 13 April 2025. Artinya batas akhir ini sudah dilewati dan saat ini sudah tidak boleh ada lagi jemaah umrah masuk ke Arab Saudi," terang Nasrullah.

    Larangan masuk Makkah tanpa visa haji

Larangan masuk Makkah tanpa visa haji berlaku mulai 29 April 2025. Sedangkan untuk ekspatriat mulai berlaku pada 23 April 2025, mereka juga dilarang masuk kota suci tanpa izin resmi. 

Izin masuk Makkah hanya diberikan kepada individu yang tempat tinggalnya terdaftar secara resmi di Makkah, para pemegang izin haji yang sah, dan petugas yang bekerja di tempat-tempat suci. Permohonan izin bisa diajukan secara daring lewat platform Absher Individuals atau portal Muqeem.

"Jemaah tanpa visa haji atau izin yang sah akan ditolak masuk Makkah dan dipulangkan ke tempat asalnya. Aturan ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan semua peziarah. Aturan ini diumumkan Kementerian Dalam Negeri Saudi pada 12 April 2025," ujar Nasrullah.

    Penangguhan izin umrah via Nusuk

Pemerintah Arab Saudi juga mengumumkan bahwa penerbitan izin umrah melalui platform Nusuk akan ditangguhkan. Warga negara Saudi, warga negara Teluk (GCC), ekspatriat di Arab Saudi, dan pemegang visa lainnya tidak bisa mengajukan izin umrah untuk sementara waktu.

"Aturan ini berlaku mulai 29 April 2025 hingga 10 Juni 2025," ujar Nasrullah.

    Hotel di Makkah dilarang tampung jemaah tanpa visa haji

Hotel di Makkah dilarang menerima tamu yang tidak memiliki visa haji atau izin masuk resmi untuk bekerja atau tinggal di kota tersebut selama musim haji. Ketentuan ini berlaku mulai 29 April 2025 hingga akhir musim haji.

"Langkah ini menjadi upaya komprehensif dari pemerintah Arab Saudi untuk memastikan keselamatan dan keamanan musim haji,” jelas Nasrullah.

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jemaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing. (*)

Tags : penyelenggaraan haji, musim panas, musim semi, arab saudi, ibadah haji, musim haji, pemerintah saudi, haji, penyelenggaraan haji, kjri jeddah,