News Kota   2026/01/20 11:1 WIB

Jembatan Siak I Ditutup karena Celah Kerusakan Infrastruktur yang Berpotensi Berbahaya 

Jembatan Siak I Ditutup karena Celah Kerusakan Infrastruktur yang Berpotensi Berbahaya 

PEKANBARU - Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Jembatan Siak I ditutup karena ada celah berbahaya" 

“UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I telah melakukan pemeliharaan expansion joint atau sambungan ekspansi di tiga titik Jembatan Siak I. Pekerjaan dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu, agar tidak terlalu lama mengganggu arus lalu lintas,” kata Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Khairil Anwar, Senin (19/1).

Perhatian utama kali ini tertuju pada sambungan Jembatan Siak I yang sempat mengalami kerusakan cukup serius dan menjadi sorotan publik.

Sebelum diperbaiki, sambungan jembatan tersebut mengalami celah lubang dengan lebar mencapai 15 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas di atas Sungai Siak.

Tak sedikit pengguna jalan mengeluhkan potensi kecelakaan akibat lubang yang menganga di salah satu jalur utama penghubung Kota Pekanbaru tersebut.

Pemprov Riau langsung menurunkan tim teknis untuk melakukan perbaikan.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Khairil Anwar, memastikan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan telah rampung pada akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan, percepatan perbaikan ini merupakan instruksi langsung dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Pemprov menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh ditunda.

Selain Jembatan Siak I, PUPR-PKPP Riau juga terus melakukan pemeliharaan rutin pada sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Pekanbaru.

Salah satu ruas yang telah ditangani adalah Jalan Hangtuah, yang sebelumnya mengalami kerusakan permukaan jalan di beberapa titik.

“Kami juga telah melakukan penambalan lubang atau patching di Jalan Hangtuah agar pengguna jalan bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman, serta mengurangi risiko kerusakan kendaraan,” tambah Khairil.

Meski demikian, Pemprov Riau meminta masyarakat untuk bersabar terkait perbaikan jalan di lokasi lainnya.

Keterbatasan anggaran serta luasnya wilayah kerja yang mencakup 12 kabupaten dan kota menjadi tantangan tersendiri.

Apalagi, jalan berstatus provinsi memiliki spesifikasi teknis lebih tinggi sehingga membutuhkan pengerjaan yang lebih detail dan waktu yang tidak singkat. (*)

Tags : jembatan siak I, pekanbaru, jembatan ditutup, kerusakan infrastruktur di jembatan, jembatan siak I berpotensi berbahaya, News Kota ,