Rokan Hilir   27-10-2024 14:27 WIB

Kampanye Dialogis Cagub Syamsuar Sangat Dahsyat di Depan Ribuan Pemilih, 'Jadi Memecah Tangisan dari Pendukung yang Ikut Hadir'

Kampanye Dialogis Cagub Syamsuar Sangat Dahsyat di Depan Ribuan Pemilih, 'Jadi Memecah Tangisan dari Pendukung yang Ikut Hadir'
Cagub Riau Syamsuarmelakukan Kampanye Dialogisdi Rohil

ROKAN HILIR, RIAUPAGI.COM - Tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur riau memasuki tahap kampanye dialogis yang dilakukan pasangan calon (paslon) Syamsuar-Mawardi (SUWAI) dihadiri ribuan warga di Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam kegiatan kampanye dialogis yang berlangsung di Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau itu memecah tangisan warga yang mengikuti pemaparan visi misi Cagub Riau Syamsuar tak terbendung. 

Dalam sambutannya Syamsuar menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan kampanye dialogis memaparkan visi dan misinya juga mengapresiasi atas diselenggarakannya kampanye dialogis karena masih dalam masa kesulitan ekonomi yang kian melilit masyarakat di daerah yang dikenal dengan julukan seribu kubah ini.

Semangat dan antusiasme masyarakat Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), untuk memenangkan pasangan calon SUWAI pada Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang sangat luar biasa.

Parapendukung memasang target, wajib hukumnya 85 persen perolehan suara pasangan nomor urut 3 yang diusung Partai Golkar dan PKS ini.

Spirit masyarakat Pujud ini tak hanya dibuktikan dengan ucapan belaka, aksi nyata terlihat dari lima tenda berukuran sekitar 10×30 meter yang disiapkan panitia tak mampu menampung seribuan warga yang datang untuk menghadiri kampanye dialogis, Sabtu petang 26 Oktober 2024.

“Apa yang sudah dibuatkan oleh Pak Syamsuar ketika menjadi gubernur Riau sangat luar biasa. Jadi kalau ada pelita kenapa pakai lilin, kalau ada orang kita kenapa pilih yang lain,” kata tokoh masyarakat Pujud, Khalifah Ardiansyah, dalam sambutannya.

Pak Syamsuar, sambung Khalifah Ardiansyah, juga sangat peduli dengan perekonomian masyarakat.

Masyarakat Pujud sangat merasakannya, ketika Pak Syamsuar mengeluarkan kebijakan membuat Pergub nomor 77 tahun 2020. Sehingga harga sawit di Riau ini stabil.

“Tak hanya itu, Pak Syamsuar juga sangat luar biasa peduli terhadap pendidikan agama dengan mengeluarkan kebijakan Pergub nomor 47 tahun 2023, tentang Posantren,” ungkap Khalifah Ardiansyah.

"Kami masyarakat Pujud seluruhnya sudah sepakat untuk kembali memilih pasang Suwai menjadi gubernur Riau," tambahnya.

Tokoh masyarakat Pujud Edison dalam orasinya mengatakan, bahwa Pak Syamsuar sudah tak asing lagi dengan masyarakat karena beliau sudah sering betul datang ke sini, bahkan berkali-kali Pak Syamsuar menginap di Pujud ini untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Pak Syamsuar ini sudah luar biasa pengalamannya, sudah lalang melintang dalam dunia pemerintahan, tak perlu belajar lagi dan tak perlu kita ragukan lagi. Pak Syamsuar sangat layak untuk memimpin Riau dua periode,” ujar Edison.

“Putra daerah Rohil, Pak Syamsuar dan Pak Saleh Djasit sudah luar biasa pedulinya terhadap kampung kita, tinggal kita menjaganya dengan membalas kepedulian ini memilih Pak Syamsuar nantinya pada 27 November mendatang,” sambung Edison.

Sementara itu, Darmarlis SE, yang juga anggota DPRD Riau dalam orasi politiknya menyerukan kepada masyarakat agar pada tanggal 27 November 2024, bersama-sama ke TPS untuk mencoblos nomor 3, SUWAI.

“Ini adalah tanggung jawab kita, ini adalah martabat kita, untuk memenangkan Pak Syamsuar karena beliau adalah satu-satunya masyarakat pesisir yang mencalonkan diri sebagai gubernur Riau. Target kita, 85 persen perolehan suara Pak Syamsuar di sini, dari jumlah DPT mencapai 24 ribu lebih,” ujar Darmalis.

Pak Syamsuar, sambung Darmalis, seorang petarung dari Riau Pesisir dan wajib untuk kita menangkannya.

“Kemenangan Pak Syamsuar nantinya bukanlah kemenangan pribadi Pak Syamsuar tapi kemenangan masyarakat Riau. Kenapa ini kemenangan masyarakat Riau, karena secara pribadi Pak Syamsuar sudah senang, pernah menjadi gubernur Riau dan bahkan beliau sudah terpilih menjadi anggota DPR RI namun karena kepeduliannya terhadap masyarakat Riau maka beliau berani melepaskan semua kemewahan yang sudah di depan matanya,” ungkap Darmalis.

Darmalis juga menyebutkan, bahwa semua masyarakat di Pujud sudah siap pasang badan untuk memenangkan Pak Syamsuar.

“Makanya mari kita bersatu padu, jangan kita tergoyahkan oleh dengan bantuan botol minuman dan janji-janji yang hanya memberi harapan,” katanya.

Gubernur Riau pada masanya, Seleh Djasit, dalam sambutannya mengaku melihat begitu semangat dan begitu antusiasme masyarakat dalam memenangkan Pak Syamsuar untuk kembali menjadi gubernur periode kedua.

“Kita mencari pemimpin harus pemimpin yang berpengalaman, karena dengan pengalamannya itu pemimpin kita tidak akan membuat kesalahan. Beda dengan pemimpin yang baru belajar, dia akan banyak melakukan kesalahan,” ujar Saleh Djasit.

Menurut Saleh Djasit, Pak Syamsuar sudah sangat teruji dan sangat berpengalaman, mulai menjadi bupati Siak dua periode. Sehingga Kabupaten Siak menjadi ikon pariwisata di Riau.

Ditambah lagi Pak Syamsuar pernah menjadi gubernur Riau dengan kebijakan-kebijakannya yang sangat membantu masyarakat Riau ini.

Jika dimasa Pak Syamsuar pembangunan belum maksimal, ini bisa dimaklumi karena negeri ini dilanda wabah Covid-19. Namun, dalam kondisi Covid- 19 itu, perjuangan Pak Syamsuar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat luar biasa hingga tumbuh tumbuh 5 persen,” kata Saleh Djasit.

Karenanya, Saleh Djasit yakin, jika kepercayaan kembali diberikan kepada Pak Syamsuar, maka lompatan ekonomi di Riau ini akan lebih tinggi lagi karena visi dan misi Pak Syamsuar sangat luar biasa, menjadikan Riau sebagai pintu gerbang ekonomi di Sumatera.

“Pelabuhan internasional di Dumai akan kita hidupkan, begitu juga Roro dari Dumai ke Malaka, sehingga warga negara Singapura, Thailand, dan Malaysia akan datang ke Riau ini berinvestasi. Tentunya dunia pariwisata kita akan meningkat,” ungkap Saleh Djasit.

Syamsuar dalam orasi politiknya menjelaskan alasan dia maju lagi sebagai calon gubenur Riau berpasangan dengan Buya Mawardi.
“Kami maju diantaranya akan melanjutkan program kami yang belum jalan maksimal akibat Covid-19,” ucap Syamsuar.

“Kami akan lanjutkan program yang belum bisa berjalan secara maksimal seperti Qur’an Center dan Bank Riau Kepri Syariah. Saya membangun Qur’an Center di Riau adalah upaya saya agar negeri Melayu ini mendapat berkah dari Allah,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar juga berkokitmen akan membuat Riau lebih semakin maju dan bermartabat dengan landasan agama, adat, dan budaya Melayu. Sehingga Melayu tak hilang di Riau ini.

Di samping itu Syamsuar juga berkomitmen melanjutkan program pendidikan gratis, beasiswa mulai dari jenjang S-1 hingga S-3.

Ke depan ada juga program penyediaan wi-fi di setiap kelurahan dan desa yang ada di Riau sebagai wujud menyambut Riau digital.

Warga Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sendiri terlihat begitu mencintai pasangan calon Syamsuar-Mawardi (SUWAI).

Mereka sudah bersepakat bulat untuk memanangkan calon yang diusung Partai Golkar dan PKS ini untuk memimpin Riau, mencoblos nomor urut 3, pada Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.

Begitu besarnya cinta warga Rantau Kopar terhadap pemimpin idolanya ini, ketika Syamsuar tiba untuk melakukan kampanye dialogis, Sabtu pagi, warga menyambutnya dengan rasa haru. Bahkan, ada warga yang coba melepas rindu memeluk Syamsuar sambil menangis.

Dalam doa sebagai pembuka helat, seruan bersama-sama untuk mendukung Pak Syamsuar menggema. Alasannya, Syamsuar orangnya jelas, prestasinya sebagai pemimpin hingga ke tingkat nasional.

Selain itu menjadi alasannya, Syamsuar dikenal religius dan satu-satunya gubernur Riau yang membangun Quran Center.

Tokoh masyarakat Rantau Kopar yang juga ketua panitia, Tarmawan Sugara, tak mampu menahan tangisnya ketika diminta memberi kata sambutan.

“Saya sangat terharu dengan kehadiran masyarakat, Pilkada Riau 5 tahun lalu, di sini perolehan suara Pak Syamsuar 92 persen,” kata Tarmawan dengan suara berat menahan tangis.

"Ini karena masyarakat begitu mencintai Pak Syamsuar, kita semua mencintai Pak Syamsuar, maka mari kita bersama-sama untuk kembali menjadikan Pak Syamsuar sebagai gubernur Riau periode keduanya," sambungnya.

Tarmawan mengaku, dia sudah keliling di Rantau Kopar, mendatangi satu per satu warga di sini. “Semua masyarakat mencintai Pak Syamsuar dan siap memenangkan satu-satunya Putra Rokan Hilir yang maju sebagai gubernur. Menjadi wajib bagi kita untuk menangkan Suwai,” teriak Tarmawan.

“Kita jangan mau terpecah-pecah, kita harus bersatu kembali memenangkan Pak Syamsuar. Apapun ceritanya kita harus menangkan uyang awak,” ucap Tarmawan menutup sambutannya.

Tokoh masyarakat Riau dan mantan gubernur Riau, Saleh Djasit, dalam tunjuk ajarnya mengatakan, kalau memilih pemimpin itu harus lihat rekam jejaknya berhasil atau tidak, terlatih atau tidak.

“Dan kita bisa tengok di antara tiga pasangan calon ini Pak Syamsuar lah yang sudah terbukti dan teruji,” kata Saleh Djasit.

Di masa Pak Syamsuar menjadi bupati Siak dua periode, banyak ikon-ikon Riau muncul mulai dari benteng yang terpelihara, Sungai Siak yang terpelihara, sampai istana terpelihara.

“Kita sangat bangga dengan Pak Syamsuar karena begitu banyak objek wisata di Riau ini sehingga negeri ini mempunyai daya saing dengan daerah lainnya,” ujar Saleh Djasit.

Semasa Pak Syamsuar memimpin Riau, sambung Saleh Djasit, pembangunan tetap jalan namun belum maksimal karena adanya wabah Covid-19. Sehingga beliau lebih peduli dan fokus terhadap kesehatan masyarakat.

“Ini suatu kebijakan yang sangat-sangat sosial kena lebih mementingkan nyawa masyarakat daripada pembangunan yang dianggap belum begitu mendesak,” ujar Saleh Djasit.

“Alasan lain kita memilih Pak Syamsuar karena dia satu-satunya orang Riau pesisir yang maju sebagai gubernur. Pak Syamsuar ini saudara kita,” ujar Saleh Djasit menutup kata elu-eluannya.

Dalam orasi politiknya Syamsuar menjelaskan alasan dia maju lagi sebagai calon gubenur Riau berpasangan dengan Buya Mawardi.

“Kami maju diantaranya akan melanjutkan program kami yang belum jalan maksimal akibat Covid-19,” ucap Syamsuar.

Selain persoalan Covid-19 hingga program tak bisa jalan, jelas Syamsuar, ada juga akibat pengaruh politik sehingga beberapa anggaran yang sudah diperuntukan untuk pembangunan jalan di daerah ini digeser ke tempat lain ataupun ada yang hilang.

“Kami akan lanjutkan program yang belum bisa berjalan secara maksimal seperti Qur’an Center dan Bank Riau Kepri Syariah. Buya Mawardi, calon wakil gubernur kami, siap membantunya dan beliau sangat ahli di bidang ini,” ujar Syamsuar.

“Saya membangun Qur’an Center di Riau adalah upaya saya agar negeri Melayu ini mendapat berkah dari Allah,” sambung Syamsuar.

Syamsuar juga berkokitmen akan membuat Riau lebih semakin maju dan bermartabat dengan landasan agama, adat, dan budaya Melayu. Sehingga Melayu tak hilang di Riau ini.

Di samping itu Syamsuar juga berkomitmen melanjutkan program pendidikan gratis, beasiswa mulai dari jenjang S-1 hingga S-3. Ke depan ada juga
program penyediaan wi-fi di setiap kelurahan dan desa yang ada di Riau sebagai wujud menyambut Riau digital. 

Gubernur Riau pada masanya Brigadir Jenderal TNI (Purn) H. Saleh Djasit SH turun langsung ke Kabupaten Rokan Hilir berkampanye memenangkan calon gubernur dan wakil gubernur Riau nomor urut 3 Drs H Syamsuar, M.Si.

Kehadiran tokoh yang berpengaruh ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Rantau Kopar dan masyarakat Pujud Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu.

Saleh Djasit tampil sehat dan bugar dengan suara lantangnya berkampanye dihadapan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau Syamsuar-Mawardi nomor urut 3.

“Kalau mencari pemimpin pilihlah yang sudah berpengalaman jangan memilih pemimpin yang baru akan mencoba. Karena yang baru akan mencoba memimpin akan melakukan kesalahan dan kesalahan itu sangat berharga,” tegasnya.

Dia terlihat hadir dalam sejumlah acara kampanye, mulai dari kunjungan ke pasar tradisional Rantau Kopar, dialog dengan tokoh masyarakat, hingga pertemuan terbatas dengan komunitas lokal.

Dalam setiap kunjungannya, ia menyampaikan dukungan penuh kepada pasangan calon nomor urut 3, meyakini bahwa program-program mereka mampu membawa perubahan positif bagi Riau.

“Pak Syamsuar sudah sangat berpengalaman memimpin daerah. Sejumlah jabatan telah dijabatnya mulai dari Penjabat Bupati Meranti, Wakil Bupati Siak, Bupati Siak dua periode dan Gubernur Riau periode 2019-2023. Maka untuk itu masyarakat Rohil harus cerdas memilih pemimpin dan yang tepat itu adalah pak Syamsuar,” ungkapnya dihadapan ribuan masyarakat Pujud Kabupaten Rokan Hilir.

Dia mengajak masyarakat untuk mendukung penuh pasangan ini karena mereka memiliki visi yang jelas untuk memajukan Riau dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk memastikan kemenangan dalam pemilihan ini.

Selain mendampingi pasangan calon, Saleh Djasit juga memberikan pesan penting kepada warga agar tetap menjaga suasana damai selama proses kampanye dan pemilihan.

Ia berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan bijak demi masa depan Riau yang maju dan bermartabat.

Langkah Saleh Djasit ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pasangan calon nomor urut 3 memiliki dukungan solid dari tokoh-tokoh senior dan berbagai elemen masyarakat.

Dukungan menjadi dorongan signifikan menjelang hari pemungutan suara.

Kampanye dialogis Cagubri nomor urut 3 Drs H Syamsuar, M.Si di Kabupaten Rokan Hilir didampingi anggota DPRD Riau fraksi Golkar Darmalis, SE, anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir Edison, S.Ag, MH fraksi PKS dan anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir fraksi Golkar Julianto. (*)

Tags : pasangan calon syamsuar-mawardi, paslon suwai, kampanye dialogis paslon suwai, rokan hilir, kampanye dialogis paslon suwai pecahkan tangisan pendukung,