Politik   2026/01/15 16:4 WIB

Ketua PPP Ikbal Sayuti Berharap Gubri Non Aktif Abdul Wahid Tak Jadi Korban Kriminalisasi Hukum

Ketua PPP Ikbal Sayuti Berharap Gubri Non Aktif Abdul Wahid Tak Jadi Korban Kriminalisasi Hukum
Ikbal Sayuti, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau

PEKANBARU – Politisi PPP Riau, Ikbal Sayuti, berharap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid tidak menjadi korban kriminalisasi hukum dalam kasus yang saat ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid diharap tidak jadi korban kriminalisasi hukum."

“Seandainya surat sumpah bantahan atas sangkaan KPK itu benar disampaikan oleh Pak Wahid bahwa beliau tidak melakukan apa yang disangkakan, ya kita harus hormati. Tapi bagi saya, hukumlah yang akan menentukan,” ujar Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau, Ikbal Sayuti.

Ikbal Sayuti menanggapi beredarnya surat sumpah bantahan atas sangkaan KPK yang disebut-sebut berasal dari Abdul Wahid dan disampaikan melalui pihak keluarga.

Menurut Ikbal Sayuti, apabila surat tersebut benar berasal dari Abdul Wahid dan berisi bantahan terhadap tuduhan yang dialamatkan kepadanya, maka pernyataan tersebut patut dihormati.

Meski demikian, Ikbal menegaskan bahwa penilaian bersalah atau tidaknya seseorang sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Sebagai putra daerah Indragiri Hilir, Ikbal mengaku memahami perasaan masyarakat yang berharap pemimpin daerahnya tidak terseret persoalan hukum.

Ia menilai, sikap emosional tidak boleh mengalahkan fakta dan proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita ini kan tidak tahu. Nanti mau membela ternyata memang salah, mau menyalahkan juga tidak berani. Tapi jujur dari hati, tentu kita tidak mau putra terbaik kita terkriminalisasi,” katanya.

Ikbal Sayuti mengungkapkan, hingga saat ini dirinya bersama sejumlah politisi lainnya memilih bersikap menunggu dan tidak mengambil sikap politik secara terbuka. Hal itu disebabkan keterbatasan data dan informasi yang bisa dijadikan dasar penilaian.

Ia masih heran belum adanya pernyataan resmi dari Abdul Wahid kepada media sejak kasus tersebut mencuat. Akibatnya, informasi yang beredar di ruang publik dinilai masih bersumber dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan emosional dengan Abdul Wahid.

“Kami tidak pernah dapat statement langsung dari Pak Wahid. Yang ada ini hanya dari beberapa orang yang notabene memang penggemar Pak Wahid, tentu mereka membela,” tegas Ikbal Sayuti.

Sebagai sesama politisi dan berasal dari daerah yang sama, Ikbal mengaku bangga karena Abdul Wahid merupakan putra Indragiri Hilir yang dipercaya memimpin Provinsi Riau.

Ia berharap Abdul Wahid dapat membuktikan dirinya tidak bersalah dan terbebas dari jerat hukum.

“Kami tentu berharap Pak Wahid bisa bebas dan lepas dari persoalan hukum, dan memang tidak bersalah. Itu harapan kami,” ujarnya.

Meski demikian, Ikbal Sayuti menegaskan pihaknya tidak berani memastikan keaslian surat sumpah bantahan yang beredar, termasuk menilai substansi serta implikasi hukumnya.

Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menunggu proses hukum berjalan secara transparan dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku. 

Tags : Politisi PPP, Ikbal Sayuti, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Politisi PPP berharap Abdul Wahid Tak Jadi Korban Kriminalisasi Hukum,