Advetorial   2026/01/11 11:10 WIB

Kilang Pertamina Dumai Juga Kelola Pangan Lewat Pemberdayaan Petani Lokal

Kilang Pertamina Dumai Juga Kelola Pangan Lewat Pemberdayaan Petani Lokal

KILANG PERTAMINA DUMA terus menunjukkan perannya tidak hanya sebagai perusahaan pengolahan migas dan petrokimia berskala nasional, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan ini secara konsisten menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian.

Salah satu fokus utama TJSL Kilang Pertamina Dumai adalah penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal di Kota Dumai.

Program ini dijalankan dalam kerangka pilar Pertamina Berdikari, yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Upaya tersebut juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong swasembada pangan, pemerataan ekonomi, serta pembangunan dari desa dan dari bawah.

Dalam implementasinya, Kilang Pertamina Dumai memberikan pendampingan kepada sejumlah kelompok masyarakat.

Selain mendukung Kelompok Masyarakat Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas yang mengembangkan pertanian sorgum, perusahaan juga mendampingi Kelompok Tani Tuah Jaya di Kelurahan Mekarsari.

Kelompok ini mengembangkan pertanian ramah lingkungan melalui konsep pertanian terpadu yang mengintegrasikan pengelolaan lahan, peternakan, serta pengolahan limbah organik.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.

Menurutnya, program pemberdayaan ini mendorong masyarakat menjadi lebih produktif dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya belum optimal agar bernilai ekonomi dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Ia juga berharap program ini mampu menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terjun ke sektor pertanian.

Kelompok Tani Tuah Jaya sendiri terbentuk pada 2020 di RT 03 Kelurahan Mekarsari.

Beranggotakan 25 orang dari berbagai kelompok usia, kelompok ini lahir sebagai respons atas dampak pandemi Covid-19 yang mendorong masyarakat mencari sumber pendapatan alternatif secara mandiri. Seiring waktu, kelompok ini mengembangkan pertanian dengan sistem semi-modern, termasuk penggunaan hand tractor untuk pengolahan lahan.

Beragam komoditas dibudidayakan, mulai dari tanaman hortikultura seperti cabai, jagung, aneka sayuran, hingga buah-buahan seperti pepaya dan semangka, serta tanaman keras bernilai ekonomi tinggi.

Dari aktivitas tersebut, Kelompok Tani Tuah Jaya mampu meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8,5 juta.

Tak hanya fokus pada pertanian, aktivitas kelompok ini juga terintegrasi dengan sektor peternakan ayam dan sapi.

Pengelolaan sampah organik dilakukan melalui budidaya maggot yang berfungsi sebagai agen pengurai limbah.

Maggot yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan pakan alami ternak ayam, sehingga menciptakan siklus pertanian terpadu yang ramah lingkungan.

Sejak program berjalan hingga 2025, Kilang Pertamina Dumai telah memberikan berbagai bentuk dukungan untuk mempercepat transformasi Kelompok Tani Tuah Jaya.

Dukungan tersebut meliputi bantuan pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pembangunan sistem irigasi drip, pelatihan pembuatan pupuk organik, hingga penyediaan fasilitas peternakan seperti kandang ayam, rumah maggot, mesin pencacah rumput untuk sapi, dan mesin penetas telur.

Program pemberdayaan petani ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Pertamina, Kilang Dumai menjalankan TJSL dengan mengacu pada empat pilar utama, yakni Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat. (rilis)

Tags : kilang pertamina dumai, perusahaan migas, perusahaan migas kelola pangan, perusahaan migas buat pemberdayaan petani lokal,