SEDEKAH bukan hanya amalan yang bernilai pahala, tetapi juga memiliki dampak besar dalam melindungi seseorang dari keburukan.
Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin meriwayatkan sebuah kisah penuh pelajaran tentang perbedaan nasib seorang suami yang gemar bersedekah dan istrinya yang kikir, sebagaimana diceritakan oleh Aisyah Radhiyallahu'anha, yang menggambarkan dahsyatnya keutamaan sedekah di dunia hingga akhirat.
Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu anha bahwa pada suatu ketika beliau sedang duduk, lalu datang seorang perempuan yang menutupi tangannya dengan lengan bajunya.
Aisyah bertanya,“Mengapa engkau tidak mengeluarkan tanganmu dari lengan bajumu?” Perempuan itu menjawab,“Wahai Ummul Mukminin, janganlah engkau menanyakan hal itu kepadaku.”
Meski demikian, Aisyah kembali berkata, “Engkau harus memberitahukannya kepadaku.” Perempuan itu pun berkata, “Wahai Ummul Mukminin, aku memiliki kedua orang tua. Ayahku gemar bersedekah, sedangkan ibuku tidak pernah bersedekah, kecuali sepotong daging yang berlemak dan sebuah baju yang sudah usang."
Perempuan itu melanjutkan ceritanya, "Setelah kedua orang tuaku wafat, aku bermimpi seolah-olah Hari Kiamat telah tiba. Aku melihat ibuku berdiri di tengah orang banyak, menutupi auratnya dengan baju yang sudah usang dan membawa daging berlemak di tangannya sambil menjilat-jilatnya, sambil berkata, ‘Alangkah hausnya aku'."
"Aku juga melihat ayahku berada di tepi sebuah telaga sambil memberikan air. Ayahku memang sangat gemar bersedekah air. Aku lalu mengambil segelas air untuk kuberikan kepada ibuku."
"Tiba-tiba terdengar suara dari atas yang berkata, ‘Ingatlah, siapa yang memberikan air kepada seseorang, maka tangannya akan mati.’ Setelah itu aku terbangun, dan tanganku benar-benar telah mati."
Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin menuliskan bahwa ada riwayat yang menyebutkan bahwa sedekah dapat menutup 76 pintu kejahatan.
Diriwayatkan dari Abu Dzar Al-Ghifari Radhyiallahu'anhu, ia berkata, “Tidak ada satu pun sedekah yang dikeluarkan di atas permukaan bumi ini, kecuali setelah seseorang terbebas dari 70 belenggu setan yang seluruhnya berusaha menghalanginya untuk bersedekah.”
Dari Qatadah juga dituturkan bahwa ia berkata, “Sedekah dapat memadamkan dosa, sebagaimana air memadamkan api.”
Tags : pelit, ahli sedekah, kikir dan ahli sedekah, sedekah pintu rejeki, istri kikir, istri kikir dan suami bersedekah,