Headline Wisata   2026/07/30 9:58 WIB

Malaysia-Riau Terus Perkuat Promosi Sektor Pariwisata Melalui Visit Malaysia Year 2026

Malaysia-Riau Terus Perkuat Promosi Sektor Pariwisata Melalui Visit Malaysia Year 2026

PEKANBARU - Malaysia terus memperkuat promosi sektor pariwisatanya di Indonesia melalui program Visit Malaysia Year 2026. Kali ini, Hydramas Travel & Tours SDN BHD menggelar Tourism Seminar Destination 3S (Semenanjung, Sabah dan Sarawak) di Bono Hotel Pekanbaru, Selasa (28/7/2026), sebagai upaya memperkenalkan beragam destinasi unggulan kepada masyarakat Riau dan pelaku industri perjalanan wisata.

"Visit Malaysia Year 2026."

"Kami membentangkan berbagai paket pelancongan ke Semenanjung, Sabah dan Sarawak untuk memberikan pilihan alternatif bagi masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru, yang ingin melancong ke Malaysia," kata Managing Director Hydramas Travel & Tours, Dato' Haji Kamarun AB Rahman.

Kamarun AB Rahman, mengatakan seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian promosi destinasi wisata Malaysia yang sebelumnya juga telah digelar di Jakarta.

 

Tak hanya mempromosikan paket wisata, Hydramas juga aktif menggelar program fam trip bagi biro perjalanan di Indonesia guna memperkuat kerja sama bisnis.

"Selain seminar, kami juga membawa travel agent mengikuti fam trip ke wilayah utara Semenanjung Malaysia. Alhamdulillah, hingga kini sudah lebih dari 30 travel agent yang bekerja sama dengan Hydramas Travel," ujarnya.

Kamarun menjelaskan, perusahaan yang dipimpinnya telah beroperasi selama 27 tahun dan berhasil meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk World Travel Awards selama tujuh tahun berturut-turut.

Selama 27 tahun kami beroperasi, Hydramas telah menerima penghargaan di dalam maupun luar negeri. Alhamdulillah, tujuh tahun berturut-turut kami memperoleh World Travel Awards," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kamarun yang juga menjabat Presiden Kebangsaan Malaysian Tourism Entrepreneurs Association menawarkan sejumlah paket wisata dengan harga khusus bagi travel agent di Riau.

Salah satunya adalah paket Destinasi Makanan Tradisi selama tiga hari dua malam yang mengunjungi Kuala Lumpur, Rembau, Alor Gajah, Melaka, Merlimau dan Kuala Pilah untuk menikmati aneka kuliner khas Malaysia.

Baca juga: Menuju RITEX 2026, ASITA Riau Buka Peluang Promosi Global bagi Pariwisata Pelalawan

"Harga normal paket ini 580 ringgit. Namun khusus travel agent yang hadir dalam seminar ini kami berikan penawaran spesial yang sangat kompetitif, yakni sekitar Rp1,5 juta. Harapan saya, kerja sama ini terus terjalin pada masa mendatang," katanya.

Selain itu, tersedia pula paket Malaysia 2 Kota yang mencakup Kuala Lumpur dan Putrajaya seharga 490 ringgit per orang, serta paket Malaysia 3 Kota meliputi Putrajaya, Melaka dan Kuala Lumpur dengan tarif 690 ringgit per orang.

Seluruh paket telah mencakup antar-jemput bandara, hotel bintang tiga, makan, transportasi, tiket pulang pergi Genting Cable Car hingga biaya tol.

Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau, Dede Firmansyah, menyambut positif penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, Malaysia selama ini telah menjadi destinasi favorit masyarakat Riau, namun promosi kawasan Semenanjung, Sabah dan Sarawak akan memberikan pilihan baru bagi wisatawan.

"Kami berharap kunjungan wisatawan dari Riau, khususnya Pekanbaru, ke Malaysia semakin meningkat. Semoga travel agent yang hadir dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kerja sama. Sebaliknya, kami juga memiliki tanggung jawab membawa wisatawan Malaysia berkunjung ke Riau sehingga hubungan ini saling menguntungkan," ujar Dede.

Ia optimis pertemuan ini akan melahirkan berbagai program konkret, mulai dari penyusunan paket wisata lintas negara, promosi destinasi secara bersama, peningkatan kapasitas pelaku industri, hingga pertukaran wisatawan yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Director Tourism Malaysia Medan, Rosalina Binti Abdul Rahim, mengatakan kedekatan geografis menjadi salah satu alasan Malaysia tetap menjadi tujuan utama wisatawan asal Indonesia.

"Malaysia sangat dekat dengan Indonesia, baik melalui jalur udara maupun laut. Selain itu, kita juga serumpun sehingga budaya dan kuliner memiliki banyak kesamaan. Pilihan penerbangan maupun kapal feri juga sangat banyak sehingga memudahkan wisatawan berkunjung ke Malaysia," katanya.

Rosalina menambahkan, Malaysia menawarkan beragam destinasi menarik, khususnya di wilayah Semenanjung, yang layak dijelajahi wisatawan Indonesia.

"Walaupun kita serumpun, wisatawan Indonesia tetap bisa menemukan banyak pengalaman baru dengan menjelajahi berbagai destinasi menarik di Malaysia," ujarnya.

Selain wisata alam dan kuliner, Malaysia juga terus mengembangkan konsep edu tourism yang menggabungkan unsur pendidikan, pariwisata dan budaya. Wisata belanja juga masih menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan Indonesia.

"Biasanya yang kami dengar, wisatawan Indonesia berangkat ke Malaysia membawa satu koper, tetapi pulang ke Indonesia menjadi dua koper," katanya disambut tawa peserta seminar.

Rosalina berharap promosi Visit Malaysia Year 2026 tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Malaysia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi industri pariwisata kedua negara.

"Semoga seminar ini berjalan lancar, berkesan, dan semakin memperkuat hubungan bisnis pariwisata antara Malaysia dan Indonesia," tutupnya.

Selain seminar, kegiatan juga dimeriahkan dengan pengundian lucky draw berupa voucher Visit Malaysia Year 2026 untuk paket "Destinasi Makanan Tradisi".

Puluhan travel agent yang hadir berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Riau, tetapi juga Sumatera Barat, sebagai bentuk antusiasme terhadap peluang kerja sama pariwisata kedua negara. (*)

Tags : Program Visit Malaysia Year, Malaysia-Riau, Promosi Sektor Pariwisata, Melalui Visit Malaysia Year 2026,