Agama   2026/03/13 23:27 WIB

Masjidil Haram Kini Makin Canggih yang Bisa Layani Jemaah Haji dan Umrah Secara Digital

Masjidil Haram Kini Makin Canggih yang Bisa Layani Jemaah Haji dan Umrah Secara Digital

AGAMA - Kota Makkah terus mempercepat pemanfaatan teknologi pintar dan aplikasi digital untuk meningkatkan pelayanan bagi jemaah umrah dan pengunjung.

Transformasi ini terlihat dari berbagai sistem teknologi yang digunakan untuk mempermudah pelaksanaan ibadah, mengatur pergerakan jemaah, hingga meningkatkan kualitas layanan di sekitar Masjidil Haram.

Melansir kantor berita Saudi SPA, Sistem terpadu berbasis teknologi modern kini diterapkan untuk membantu pengelolaan aktivitas ibadah di kawasan masjid suci.

Langkah ini mencerminkan upaya Arab Saudi dalam mengembangkan sistem layanan bagi para jemaah yang datang dari berbagai negara.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah umrah, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan ritual di Masjidil Haram.

Saat ini, banyak perjalanan umrah dimulai melalui platform digital yang memungkinkan calon jemaah mengurus berbagai kebutuhan secara daring.

Melalui layanan tersebut, pengguna dapat memperoleh izin umrah, menjadwalkan kunjungan, serta mengakses berbagai panduan terkait ibadah dan layanan yang tersedia.

Sistem ini membantu menyederhanakan proses perjalanan jemaah sejak tahap awal perencanaan hingga menyelesaikan rangkaian ibadah.

Salah satu platform utama yang digunakan adalah aplikasi Nusuk, yang berada di bawah pengawasan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna memperoleh izin umrah dan kunjungan, mengelola detail perjalanan, serta meninjau berbagai layanan yang tersedia bagi para jemaah.

Selain itu, platform tersebut juga menyediakan panduan perjalanan bagi pengunjung yang beraktivitas di Makkah maupun Madinah.

Transformasi digital juga dirasakan langsung oleh para pengunjung di dalam kawasan Masjidil Haram.

Berbagai platform digital menyediakan siaran langsung khutbah Jumat dan kajian keagamaan dari Masjidil Haram dalam berbagai bahasa.

Selain itu, tersedia pula konten edukasi dan informasi yang membantu jemaah memahami tata cara ibadah serta mengenal berbagai situs penting yang berkaitan dengan sejarah Islam di sekitar masjid.

Untuk mempermudah pelaksanaan ibadah di dalam masjid, otoritas Masjidil Haram menghadirkan platform mobilitas terpadu.

Melalui layanan ini, pengunjung dapat melakukan pemesanan kursi dorong secara elektronik untuk pelaksanaan tawaf dan sa’i.

Sistem ini membantu mengatur penggunaan fasilitas tersebut sekaligus memudahkan akses bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.

Selain itu, sistem ini juga membantu mengatur arus pergerakan jemaah agar lebih tertib di dalam area masjid dan pelatarannya.

Teknologi pintar juga diterapkan dalam sistem panduan di Masjidil Haram melalui layar digital dan papan informasi pintar yang tersedia di berbagai koridor dan pelataran.

Perangkat ini menyediakan panduan secara real-time mengenai jalur perjalanan, pintu masuk, serta lokasi berbagai layanan bagi pengunjung.

Selain itu, robot pintar multi-fungsi juga diperkenalkan untuk memberikan layanan informasi dan edukasi dalam berbagai bahasa kepada para jemaah.

Robot sanitasi juga dioperasikan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di dalam masjid.

Otoritas Masjidil Haram juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan analisis big data untuk memantau pergerakan jemaah di dalam masjid dan pelatarannya.

Teknologi ini memungkinkan tim operasional mengambil keputusan secara cepat untuk mengatur arus manusia dan mengarahkan pengunjung ke jalur yang lebih lengang.

Pendekatan tersebut dinilai dapat meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar mobilitas jemaah di salah satu kawasan dengan tingkat kepadatan tertinggi di dunia.

Pemanfaatan teknologi pintar tidak hanya diterapkan di Masjidil Haram, tetapi juga pada sistem layanan kota Makkah secara keseluruhan.

Otoritas operasional menggunakan sistem digital untuk mengatur arus transportasi serta mengelola jalur bus dan pejalan kaki di kawasan pusat kota.

Peta digital dan platform navigasi juga membantu pengunjung menjangkau berbagai lokasi layanan dengan lebih mudah.

Dalam pengembangan infrastruktur digital kawasan suci, Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Situs Suci bersama Kidana Development Company juga menjalankan berbagai proyek teknologi untuk meningkatkan pengelolaan kerumunan dan memperkuat infrastruktur digital di kawasan tersebut.

Berbagai upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah yang datang ke Tanah Suci setiap tahunnya. (*)

Tags : masjidil haram, makkah, layanan canggih, arab saudi layani jemaah haji dan umrah, layani jemaah haji dan umrah secara digital,