Internasional   2026/03/15 12:31 WIB

Masyarakat Disarankan untuk Tidak Menyimpan Bensin atau Bahan Bakar Diesel di Rumah

Masyarakat Disarankan untuk Tidak Menyimpan Bensin atau Bahan Bakar Diesel di Rumah

INTERNASIONAL - Baru-baru ini, karena perkembangan terbaru harga bensin dan solar, beberapa daerah di Hanoi menyaksikan orang-orang membawa wadah dan tong besar untuk membeli dan menyimpan bensin dan solar di rumah.

Perilaku ini menimbulkan risiko kebakaran dan ledakan yang sangat tinggi, yang secara langsung memengaruhi keselamatan jiwa dan harta benda warga serta masyarakat sekitar.

Mengingat situasi ini, untuk menjamin keselamatan, Kepolisian Kota Hanoi merekomendasikan agar masyarakat hanya membeli bensin dan solar secukupnya untuk kebutuhan mereka dan sama sekali tidak menimbun bensin dan solar di rumah dalam bentuk apa pun untuk menjamin keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam kasus di mana rumah tangga menyimpan bensin atau bahan bakar diesel, orang perlu mengambil tindakan penyimpanan yang aman.

Secara khusus, bensin dan diesel harus disimpan di area terpisah, sama sekali tidak di area tempat tinggal di mana orang berada; area penyimpanan harus terlindungi dari sinar matahari langsung dan suhu tinggi serta harus berventilasi baik untuk meminimalkan penguapan dan penumpukan uap bensin dan diesel.

Tindakan juga harus diambil untuk mencegah tumpahan, dan area penyimpanan harus dijauhkan dari sumber api dan panas seperti kompor dan tempat-tempat di mana persembahan dibakar.

Peralatan listrik seperti sakelar, bola lampu, pemutus sirkuit, dan sekering di area penyimpanan bensin dan diesel harus aman dan bebas dari risiko korsleting dan percikan api.

Area penyimpanan juga harus dipisahkan dan diberi tanda untuk mencegah akses oleh siapa pun, terutama anak-anak.

Selain itu, wadah bensin dan diesel harus diperiksa secara berkala untuk segera mendeteksi dan mengatasi kebocoran apa pun; selama penyimpanan dan penggunaan, harus ada seseorang yang hadir untuk mengawasi.

Untuk memastikan keselamatan kebakaran di rumah tangga, penghuni harus proaktif membuat jalur evakuasi darurat melalui balkon, beranda, dan atap; mengembangkan dan secara teratur melatih rencana evakuasi.

Mereka juga harus melengkapi diri dengan peralatan keselamatan kebakaran dasar seperti alat pemadam kebakaran portabel, alat pembongkaran, tali penurunan, dan masker gas yang sesuai dengan kebutuhan mereka; dan memasang detektor kebakaran untuk deteksi dini kebakaran.

Warga perlu berpartisipasi aktif dalam "Tim Keselamatan dan Penyelamatan Kebakaran Lingkungan" dan kegiatan pencegahan dan pemadaman kebakaran lainnya di wilayah tempat tinggal mereka; secara proaktif mempelajari pengetahuan dan keterampilan, serta secara teratur memeriksa kondisi keselamatan kebakaran dan evakuasi di rumah mereka.

Jika terjadi kebakaran bensin atau minyak, segera beri tahu semua orang di sekitar dan Polisi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui nomor telepon 114, atau hubungi kantor polisi terdekat atau pihak berwenang setempat.

Penanganan awal meliputi memindahkan barang-barang di sekitar dan wadah bensin/minyak ke lokasi yang aman (jika memungkinkan); jangan sekali-kali menggunakan air untuk memadamkan kebakaran bensin atau minyak.
Orang juga dapat menggunakan alat pemadam kebakaran portabel, pasir, atau selimut basah untuk menutupi api guna mengendalikan dan mencegah penyebarannya. (*)

Tags : aman, api dan ledakan, bensin, Hanoi, minyak, bensin, hanoi, bbm naik di hanoi ,