PEKANBARU — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau membenarkan adanya kenaikan harga minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Kota Pekanbaru.
"Minyakita lampaui harga eceran tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp15.700 per liter."
“Permintaan sedang tinggi, sementara pasokan di lapangan terbatas. Kondisi ini menyebabkan kelangkaan di tingkat pengecer dan mendorong sebagian pedagang menjual di atas HET,” kata Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Suryati Ningsih, Senin (13/4).
Berdasarkan laporan di lapangan, harga Minyakita di sejumlah pasar dan warung disebut mencapai sekitar Rp20.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Suryati Ningsih, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat yang tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan.
Selain faktor pasokan, ia menyebut panjangnya rantai distribusi turut memengaruhi harga di tingkat konsumen.
Minyak goreng bersubsidi tersebut harus melalui beberapa tahapan sebelum sampai ke pedagang kecil.
“Semakin panjang rantai distribusi, semakin besar potensi kenaikan harga,” katanya.
Disperindagkop UKM Riau juga mengakui menghadapi kendala dalam penindakan terhadap pedagang yang menjual di atas HET, karena mayoritas merupakan pedagang kecil yang berada di ujung distribusi.
“Kami tidak bisa menindak keras pedagang kecil karena mereka juga terdampak kondisi pasokan,” jelasnya.
Terkait kemungkinan penambahan kuota Minyakita, Suryati menyebut hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) minyak sawit mentah (CPO).
“Kami belum dapat memastikan penambahan kuota karena mengikuti kebijakan pusat,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengimbau pedagang tetap menjual sesuai HET mengingat Minyakita merupakan produk bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat. (rp.ind/*)
Tags : minyakita, haga minyakita, minyakita lampaui harga eceran tertinggi, HET, minyakita tembus rp20.000 ,