Artikel   2026/02/12 13:1 WIB

Ngaji Indentik jadi Teman Saat Ramadhan

Ngaji Indentik jadi Teman Saat Ramadhan

NGAJI bertransformasi menjadi pendamping ibadah harian yang ada dalam genggaman. Saat menyambut datangnya Ramadhan, seorang Muslim biasanya ingin lebih dekat dengan Alquran dan konsisten beribadah.

Meski demikian, niat baik itu sering berbenturan dengan kenyataan sehari-hari. 

Pekerjaan yang menumpuk, energi yang terbagi, serta ritme hidup yang cepat membuat upaya mendalami ajaran Alquran terasa tidak sederhana.

Bukan karena kurang keinginan, melainkan karena tak jarang muncul kebingungan harus mulai dari mana dan bagaimana menjaganya agar tetap berlanjut. 

Di titik inilah ngaji.ai menemukan peran idealnya. Berawal sebagai aplikasi belajar mengaji, ngaji.ai kini bertransformasi menjadi pendamping ibadah harian yang selalu ada dalam genggaman. Hingga hari ini, sudah 403 ribu pengguna telah menggunakan ngaji.ai, dengan sekitar 39 ribu di antaranya berlangganan premium.

Angka ini bukan semata pencapaian, melainkan cerminan kebutuhan akan cara beribadah yang terasa lebih dekat, terarah, dan relevan dengan kehidupan modern.

Chief Business Development Officer (CBDO) Vokal.ai, Fara Abdullah mengatakan, startup edukasi digital yang menaungi ngaji.ai melihat fase ini sebagai momentum penting.

Ngaji.ai ingin tumbuh menjadi produk yang matang secara strategi, berdampak nyata dalam penggunaan, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman. 

"Antusiasme dari pengguna di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan akan pendamping ibadah yang kontekstual itu nyata. Banyak orang ingin hidupnya lebih selaras dengan nilai Alquran, tapi merasa kewalahan, ngaji.ai ingin hadir bukan untuk menghakimi atau membebani, melainkan menemani. Perlahan, konsisten, dan relevan dengan kehidupan hari ini,” kata Fara kepada Republika di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (11/2).

Ia mengatakan, berbekal pengalaman mengelola aplikasi panduan gaya hidup Muslim berskala global, optimistis ngaji.ai siap melangkah lebih jauh.

Bagi banyak pengguna, kehadiran ngaji.ai membuat ajaran Alquran terasa lebih membumi.

Platform tersebut tidak lagi hadir sebagai tuntutan besar yang terasa menakutkan, tetapi sebagai langkah-langkah kecil yang bisa dijalani setiap hari.

Semua terstruktur dengan rapi, sehingga pengguna tidak perlu merasa kewalahan menghadapi banyaknya amalan dan tuntunan. Satu aplikasi, satu fokus, satu ikhtiar dalam satu waktu.

COO Vokal.ai, Vanya Sunanto mengatakan, seiring waktu, ngaji.ai tumbuh bersama penggunanya. Bukan hanya dari jumlah, tetapi dari cara aplikasi ini digunakan.

Rata-rata waktu penggunaan harian mencapai lebih dari tujuh menit per pengguna. Angka yang mungkin terlihat sederhana, tetapi bermakna besar karena menunjukkan bahwa ngaji.ai benar-benar hadir dalam rutinitas ibadah sehari-hari.

“Ini bukan aplikasi yang dibuka sekali lalu ditinggalkan, pengguna kembali setiap hari karena merasa ditemani,” ujar Vanya.

Head of Marketing Vokal.ai, Adithya Zulfan melihat bahwa keterlibatan ini sebagai tanda pendekatan yang diambil ngaji.ai selaras dengan kebutuhan pengguna Muslim modern di Indonesia. 

Ia menambahkan, transformasi paling terasa hadir lewat pengembangan tampilan homepage serta fitur-fitur baru. Yakni sholat, untuk bantu pengguna absen ibadah wajib lima kali seharinya. Doa, dzikir, dan yang paling menarik, Ikhtiar. 

Melalui fitur Ikhtiar, pengguna tidak dihadapkan pada daftar panjang amalan yang melelahkan, tetapi diajak memilih satu fokus ikhtiar. Upaya tersebut sesederhana menjaga lisan, lebih disiplin shalat tepat waktu, atau meluangkan waktu untuk dzikir harian. 

"Setiap ikhtiar dibagi ke dalam tugas-tugas kecil selama tujuh hari, membuat prosesnya terasa ringan dan realistis," ujar Adithya.

Verti Tri Wahyuni pengguna lama ngaji.ai merasakan perubahan secara personal. Ia mengaku bahwa yang paling berat dari ibadah itu bukan niatnya, tapi konsistensinya. 

"Ikhtiar di ngaji.ai bikin saya merasa tidak sendirian. Target besar dipecah jadi langkah kecil, jadi tidak terasa menekan,”kata dia. 

Menurut dia, ngaji.ai membantu menghubungkan antara belajar Alquran dan benar-benar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Tags : ngaji, ai, ramadhan, 1 ramadhan, ngaji artificial intelegence, kecerdasan buatan (ai), 1 ramadhan 2026, bulan puasa, teman ibadah,