BATAM - Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Pulau Batam selama kurang lebih 38 tahun (sejak 1987) PT Panbil Utilitas Sentosa (Panbil Group) mendorong ekonomi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Panbil Group serap 60 ribu pekerja di Batam."
"Panbil Group terus berperan aktif dalam mengembangkan kawasan industri yang mampu menarik investasi dan membuka lapangan kerja," kata Ir Marganda Simamora SH MS.i, Ketua Umum (Ketum) DPN Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST) dalam bincang-bincangnnya, Kamis (18/12).
Perusahaan itu siap menyerap 60 ribu pekerja melalui pengembangan kawasan industri.
"Panbil Group terus berperan aktif dalam mengembangkan kawasan industri yang mampu menarik investasi dan membuka lapangan kerja. Hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Panbil Group untuk mendukung kemajuan perekonomian di Kota Batam," sebutnya.
Hasil pantauannya, pengembangan proyek Industri oleh Panbil Group terdapat di tiga titik besar khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wilayah Kota Batam.
"Ini menjadi bukti keseriusan Panbil Group dalam penyediaan lapangan pekerjaan bagi sebanyak 1.3 juta lebih jiwa warga Kota Batam maupun para pendatang.," sebut Ganda Mora (nama panggilan sehari harinya) ini.
"Angka pengangguran di Kota Batam masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)."
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kepri menempati posisi kedua tertinggi secara nasional, yakni 6,89 persen. Di Batam, TPT tahun 2024 tercatat sebesar 7,68 persen."
"Artinya, dari setiap 100 angkatan kerja, terdapat sekitar tujuh hingga delapan orang yang belum memiliki pekerjaan. Dari tahun ke tahun," terangnya.
Panbil Group memberikan dampak bagi kemajuan ekonomi. Pembangunan Kawasan Industri seluas sekitar 100 hektar di Muka Kuning dilakukan pada tahun 1999 untuk menjawab kebutuhan investor yang mencari lahan usaha strategis di Batam.
"Panbil Group juga melanjutkan ekspansinya melalui Kawasan Industri Muka Kuning Tahap 2," kata dia.
Proses perluasan kawasan ini diajukan ke BP Batam sejak 2015, disetujui pada 2018, dan mulai digarap pada awal 2021. Kawasan ini telah menjadi pusat aktivitas ekonomi besar, menampung lebih dari 20.000 tenaga kerja per tahun 2025, menjadikannya salah satu kawasan industri terbesar dan paling produktif di Batam.
Ekspansi pengembangan kawasan industri Panbil Group dilakukan juga di kawasan industri seluas kurang lebih 100 hektar di Tembesi, Kecamatan Sagulung. Area ini rencananya akan dipergunakan untuk Kawasan Industri yang berfokus pada jenis industri elektronik yang diperkirakan akan membuka peluang kerja yang dapat menyerap sebanyak 30.000 tenaga kerja.
"Ini dapat menjadi dampak positif bagi masyarakat Kota Batam dan sekitarnya," kata Ganda mengamati.
Melalui PT Tanjung Piayu Makmur selaku pengembang juga telah membidik para investor dari Singapura, China, Jepang, Jerman dan Amerika untuk berinvestasi di Kawasan Industri yang dirancang sebagai salah satu Kawasan Industri dengan konsep Eco Low-Carbon Industrial Park atau ramah lingkungan.
Tetapi Ganda melihat, Panbil Group juga melebarkan sayap bisnisnya ke Pulau Tanjung Sauh. Pulau yang terletak sekitar 2 kilometer dari Batam ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2024. KEK Tanjung Sauh dengan luas sekitar 800 hektar ini dikelola PT Batam Raya Sukses Perkasa.
"Proyek itu bisa menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 18.000 orang hingga 2030. Hingga tahun 2025 ini, KEK Tanjung Sauh telah berhasil mempekerjakan 817 pekerja baik dari Badan Usaha maupun Pelaku Usaha," terangnya.
Jadi Ganda Mora menilai, Panbil Group memajukan ekonomi Batam melalui proyek-proyek strategis yang berkelanjutan. Selain mendorong aktif penciptaan lapangan kerja baru dengan inisiatif yang dirancang dengan harapan bisa memperkuat ekonomi Batam sebagai pusat industri dan investasi unggulan di Indonesia.
Panbil Group terus berupaya membangun masa depan ekonomi Batam yang lebih kokoh dan berkelanjutan. (*)
Tags : PT Panbil Utilitas Sentosa, Panbil Group, Batam, Kawasan Ekonomi Khusus, KEK, Panbil Group Kembangkan Ekonomi Lokal, PanbilGroup kurangi pengangguran, News,