Pekanbaru   2026/04/12 15:0 WIB

Pemko Ambil Langkah Strategis Ubah Sampah Jadi Listrik untuk Ciptakan Sumber Energi Baru

Pemko Ambil Langkah Strategis Ubah Sampah Jadi Listrik untuk Ciptakan Sumber Energi Baru
Ilustrasi

PEKANBARU — Pemko Pekanbaru mulai mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan sumber energi baru.

"Sampah diubah jadi listrik untuk ciptakan sumber energi baru."

"Pertama di TPA Muara Fajar, di TPA itu sampah tidak kita biarkan begitu saja. Dari sistem open dumping, nanti akan menjadi control lanfil. Itu ditutup membran, dan membrannya akan menghasilkan gas metan," kata Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Sabtu (11/4).

Melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Pekanbaru Raya, dua Tempat Penampungan Akhir (TPA) akan diberdayakan menjadi pusat pengolahan modern berbasis energi.

Langkah awal telah dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan Kampar.

Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi di kawasan aglomerasi.

Agung menjelaskan, dua lokasi utama yang akan dikembangkan adalah TPA Muara Fajar dan kawasan perbatasan Pekanbaru-Kampar.

Di TPA Muara Fajar, sistem pengelolaan sampah akan beralih dari metode open dumping menjadi controlled landfill yang lebih ramah lingkungan.

Gas metana yang dihasilkan dari proses tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.

Selain berkontribusi terhadap energi terbarukan, penjualan gas ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru.

Sementara itu, di wilayah perbatasan Kampar, akan dibangun fasilitas PSEL berskala besar di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Riau.

Proyek ini dirancang sebagai pusat pengolahan sampah regional atau waste to energy (WtE) yang melayani beberapa daerah dalam kawasan Pekanbaru Raya.

"Karena penyumbang sampah terbesar itu adalah Pekanbaru, maka namanya Pekanbaru Raya. Di situ akan berdampak baik, karena sampah akan dibakar semuanya," jelas Agung Nugroho.

Namun demikian, Agung menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan meningkatkan nilai ekonomi sampah sekaligus mengurangi beban lingkungan.

"Dan yang anorganik nya bisa kita sesuaikan mana yang bisa bernilai. Bisa kita tukarkan ke bank sampah yang ada," pungkasnya. (rp.ind/*)

Tags : sampah, pengelolaan sampah, pekanbaru, sampah diubah Jadi listrik, sampah sumber energi baru,