PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong perluasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
"MBG tetap standar gizi yang higienitas."
“Standar yang sudah ditetapkan BGN harus dijalankan dengan baik, agar tidak muncul isu-isu negatif seperti makanan basi atau masalah lainnya,” kata Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar saat meresmikan SPPG Karya Indah II yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti KM 6, Jumat (9/1/).
Dalam kesempatan itu, Markarius Anwar meminta pengelola dapur MBG untuk menjaga kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Markarius Anwar, penerapan standar BGN menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG, sekaligus mencegah munculnya persoalan terkait mutu makanan.
Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim di lapangan, Markarius menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di Pekanbaru sejauh ini berjalan sesuai prosedur.
Ia menilai proses pengolahan hingga penyajian makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
“Alhamdulillah, SPPG di Riau, khususnya Pekanbaru, sudah berjalan dengan cukup baik. Mudah-mudahan hal ini bisa terus dipertahankan dengan penerapan SOP yang konsisten,” katanya.
Markarius Anwar berharap program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian.
Ia menilai program tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.
Selain aspek kesehatan, ia juga menyoroti dampak ekonomi dari pelaksanaan MBG. Keberadaan SPPG dinilai mampu membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan penyediaan bahan pangan lokal untuk mendukung kebutuhan program MBG di daerah. (rp.ind/)
Tags : makan bergizi grats, mbg, pemko pekanbaru perluas penerimaan mbg, standar gizi mbg,