News Kota   2026/01/18 15:31 WIB

Pemko Rancang Pengembangan Jalan Baru yang Terhubung ke Tol Trans Sumatera

Pemko Rancang Pengembangan Jalan Baru yang Terhubung ke Tol Trans Sumatera

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mematangkan rencana pengembangan Jalan 70 di kawasan Tenayan Raya. 

"Kawasan Tenayan Raya bakal terhubung ke Jalan Tol Trans-Sumatera."

"Kami akan melakukan pelebaran kembali, dan proses review akan kita mulai pada tahun 2026 ini," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho saat memberikan keterangan di Pekanbaru.

Ruas jalan ini diproyeksikan tidak hanya sebagai akses utama menuju pusat perkantoran pemerintah, tetapi juga menjadi urat nadi penghubung Kawasan Industri Tenayan (KIT) dengan jaringan jalan tol trans-Sumatera.

Agung Nugroho menyampaikan bahwa langkah awal pengembangan ini akan dimulai dengan melakukan tinjauan ulang (review) desain pada tahun 2026. 

Fokus utama dari proyek ini adalah pelebaran badan jalan guna memastikan kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat di masa depan.

Secara strategis, Jalan 70 dirancang sebagai bagian dari jalan lingkar luar (outer ring road) yang vital. 

Ruas ini direncanakan menjadi titik temu yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat. 

Dengan adanya koneksi ini, distribusi barang dari dan menuju kawasan industri diharapkan dapat lebih efisien tanpa membebani jalan protokol di tengah kota.

Selain pelebaran jalan, pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut juga mencakup rencana pembangunan Jembatan Siak V. 

Keberadaan jembatan ini krusial untuk melengkapi fungsi Jalan 70 sebagai jalur lingkar luar yang utuh.

"Harapan kami, alokasi anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan ini nantinya dapat mencukupi kebutuhan di lapangan," tambah Agung Nugroho.

Mengingat skala proyek yang cukup besar dan statusnya yang strategis secara nasional, Pemerintah Kota Pekanbaru tidak akan bekerja sendiri. 

Agung Nugroho menegaskan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Riau, dan pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Ia menekankan bahwa saat ini status proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan matang. 

Pemerintah akan meninjau kondisi lapangan secara komprehensif sebelum memulai pengerjaan fisik.

"Jalan ini merupakan akses publik yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus melihat kondisi jalan tersebut secara menyeluruh agar pengembangannya tepat sasaran," jelasnya.

Penamaan Jalan 70 merujuk pada spesifikasi teknis ruang milik jalan (rumija) yang direncanakan memiliki lebar mencapai 70 meter. Angka tersebut mencerminkan visi jangka panjang pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang representatif bagi perkembangan Kota Pekanbaru sebagai pusat ekonomi di Riau. (rp.ind/*)

Tags : jalqn, bangun jalan baru, pekanbaru, pengembangan jalan, jalan baru diawasan tenayan raya , jalan baru terhubung ke Tol Trans Sumatera, News Kota,