PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengakselerasi program perbaikan jalan rusak sejak awal 2026.
"Jalan Rusak jadi prioritas perbaikan."
“Pak Wali minta supaya cepat dilaksanakan. Lebih awal tentu lebih bagus, supaya manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,”* kata Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, Rabu (28/1).
Kebijakan ini menjadi bagian dari arahan tegas Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho yang menargetkan peningkatan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan secara nyata, bukan sekadar perbaikan sementara.
Markarius Anwar menegaskan, pembenahan infrastruktur jalan tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut aktivitas harian masyarakat dan roda perekonomian kota.
Saat ini, Pemko Pekanbaru masih menanti hasil evaluasi APBD 2026 dari Pemprov Riau.
Dalam postur anggaran tersebut, Pemkot mengalokasikan dana sekitar Rp3,049 triliun yang sebagian besar akan digunakan untuk membiayai program prioritas, termasuk perbaikan infrastruktur jalan.
Meski anggaran belum resmi diketok, Walikota telah menginstruksikan PUPR agar tidak menunggu terlalu lama.
Seluruh dokumen teknis, perencanaan, hingga proses lelang proyek diminta sudah rampung lebih awal.
Langkah ini diambil agar pekerjaan fisik bisa langsung dimulai segera setelah anggaran disahkan, tanpa terhambat urusan administrasi.
Sementara itu, masyarakat berharap proyek yang dilakukan benar-benar menyelesaikan masalah, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali.
Seperti disebutkan Dahrul Rangkuti, warga Kuantan Raya, Pekanbaru, mengaku kondisi jalan berlubang kerap membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan.
“Kalau hujan lubangnya tertutup air, sering bikin kaget pengendara. Sudah banyak yang hampir jatuh. Harapan kami diperbaiki betul-betul, jangan asal,” sebut Dahrul Rangkuti ynag juga aktivis lingkungan Eka Nusa ini.
Keluhan serupa juga datang dari para pedagang kaki lima. Jalan rusak dinilai memperparah kemacetan dan menurunkan minat pembeli, terutama di kawasan padat lalu lintas.
Pada tahap awal 2026, Pemkot Pekanbaru menargetkan 17 ruas jalan strategis yang selama ini dikenal padat kendaraan dan menjadi titik keluhan utama masyarakat.
Ruas-ruas tersebut berada di jalur penghubung antar-kecamatan serta kawasan ekonomi.
Pemerintah berharap perbaikan permanen ini tidak hanya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memperlancar mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (rp.ind/*)
Tags : perbaikan jalan, pekanbaru, perbaikan jalan jadi prioritas 20206.pemko prioritaskan perbaikan jalan ,