PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengumumkan rencana penambahan signifikan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya.
"Program MBG untuk tingkatkan kesejahteraan anak."
"Ada sebanyak 104 unit SPPG baru akan mulai beroperasi pada awal tahun 2026, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Wakil Wali Kota Markarius Anwar
"Langkah ini merupakan inisiatif pemerintah kota untuk memperluas akses dan jangkauan program kepada seluruh peserta didik di Pekanbaru," tambahnya.
Menurut Markarius Anwar, strategi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi siswa secara lebih merata, dengan fokus utama pada peningkatan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak.
Penambahan jumlah SPPG ini, sebutnya, menjadi prioritas utama demi memastikan setiap pelajar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan berkualitas.
Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis mampu menjangkau lebih banyak peserta didik dengan menghadirkan puluhan fasilitas baru.
Targetnya adalah melayani seluruh anak yang menjadi sasaran program. Inisiatif ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan aspek kesehatan siswa secara langsung.
Markarius Anwar menyatakan bahwa penambahan 104 SPPG akan secara signifikan memperbesar kapasitas layanan.
Jika dibandingkan dengan data tahun 2025 yang mencatat 56 unit, penambahan ini hampir melipatgandakan fasilitas yang tersedia.
Pemerintah berharap seluruh SPPG dapat beroperasi penuh pada bulan ini agar manfaatnya segera dirasakan oleh lebih banyak siswa di seluruh Pekanbaru.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan akses gizi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan kondusif.
Ketersediaan SPPG yang memadai menjadi faktor kunci keberhasilan program ini dalam meningkatkan kesejahteraan anak dan mutu pendidikan.
Jumlah peserta didik yang menjadi sasaran Program Makan Bergizi Gratis di Pekanbaru mencapai sekitar 298.000 anak.
Namun, kapasitas layanan SPPG saat ini baru mampu menjangkau sekitar 133.000 siswa, meninggalkan sekitar 165.000 anak lain yang masih belum terlayani.
Hal ini disebabkan oleh beberapa SPPG yang masih dalam proses persiapan operasional penuh.
Markarius Anwar mengungkapkan harapannya agar seluruh peserta didik dapat segera menerima manfaat program ini tahun ini.
Untuk mencapai target tersebut, koordinasi dan percepatan pelaksanaan perlu dilakukan secara maksimal agar kesenjangan layanan dapat diminimalisir dan seluruh anak mendapatkan gizi yang diperlukan.
Markarius Anwar juga mengingatkan pentingnya pengelolaan SPPG yang profesional, terutama dalam hal penyajian menu bergizi yang aman dan layak konsumsi.
Kualitas makanan harus menjadi prioritas utama demi menjaga kesehatan dan keberlanjutan program.
Selain itu, pelibatan masyarakat sekitar lokasi program dinilai krusial. Dengan melibatkan warga dan komunitas setempat, keberhasilan program dapat lebih dipastikan. Sinergi yang baik antara pengelola dan masyarakat akan menciptakan suasana yang harmonis serta mendukung keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang Program Makan Bergizi Gratis. (rp.ind/*)
Tags : makan bergizi gratis, mbg, pekanbaru, pemko tambah fasilitas sppg, satuan pelayanan pemenuhan gizi, pemko tingkatkan kesejahteraan anak,