Riau   2026/07/30 11:12 WIB

Pemprov, BI, UIN Suska Perkuat Pengembangan UMKM Berbasis Data dan Riset

Pemprov, BI, UIN Suska Perkuat Pengembangan UMKM Berbasis Data dan Riset

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemprov Riau terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) unggulan sebagai dasar penyusunan strategi berbasis data dan riset.

"UMKM di Riau terus dikembangkan."

"Untuk menjadikan potensi tersebut memiliki daya saing global, tidak bisa hanya berdasarkan asumsi, tetapi harus didukung penelitian yang komprehensif," kata Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau yang berlangsung di Hotel Grand Central, Rabu (29/7).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.

Helmi D berharap kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang akurat dalam menentukan arah pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing dan mampu memperkuat ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Riau karena memiliki peran besar dalam menyerap tenaga kerja serta menggerakkan aktivitas ekonomi hingga ke pelosok daerah.

Menurutnya, potensi tersebut harus terus diperkuat agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia mengapresiasi pelaksanaan penelitian KPJU yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan akademisi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM yang tepat sasaran.

"Kami mengapresiasi penelitian KPJU ini karena menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM," ujarnya.

Melalui FGD tersebut, para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi komoditas unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Hasil identifikasi itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan komoditas yang memiliki daya saing tinggi sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Selain memetakan komoditas unggulan, penelitian KPJU juga akan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pengembangan UMKM secara berkelanjutan.

Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan perizinan, pembinaan pelaku usaha, hingga perluasan akses pemasaran produk melalui platform digital.

Helmi menegaskan, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Ia menilai data yang akurat merupakan fondasi utama dalam melahirkan kebijakan yang efektif.

"Data adalah instrumen paling penting dalam menentukan kebijakan. Karena itu, mari manfaatkan FGD ini untuk menyampaikan gagasan terbaik demi kemajuan UMKM di Bumi Lancang Kuning yang kita cintai," ungkapnya.

Melalui penelitian KPJU unggulan ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap lahir strategi yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat struktur ekonomi daerah, serta mendorong UMKM menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh.

Menutup sambutannya, Helmi mengajak seluruh peserta untuk terus bersinergi memajukan sektor UMKM di Riau.

"UMKM kita kembangkan, ekonomi melesat tinggi," tutupnya. (*)

Tags : pengembangan usaha, bisnis, pemprov, bi, uin suska, pengembangan umkm, usaha mikro kecil menengah, perkuat umkm, umkm berbasis data dan riset,