Sosial   01-04-2025 9:21 WIB

Pemprov Riau Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal Ditengah Efisiensi Anggaran

Pemprov Riau Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal Ditengah Efisiensi Anggaran

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan publik meskipun tengah melakukan efisiensi anggaran.

Mengutip dari Media Center Riau, dia berpendapat, kebijakan penghematan yang diterapkan saat ini tidak akan mengganggu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Gubernur menjelaskan bahwa efisiensi anggaran lebih difokuskan pada belanja operasional dan peningkatan infrastruktur.

Namun, ia memastikan bahwa program pembangunan yang telah direncanakan akan tetap berjalan optimal melalui kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pemerintah kabupaten dan kota di Riau.

"Di tengah efisiensi (kesulitan) yang dihadapi, kami berkomitmen bahwa pelayanan terhadap publik akan tidak terhenti, termasuk kami telah membayarkan gaji ke-14, THR, dan membayarkan lebih dulu gaji THL. Karena, kami tahu dan ingin berbagi kebahagiaan kepada semua masyarakat Riau," ungkap Gubernur Abdul Wahid saat membuka acara Pawai Takbir di Pekanbaru, Minggu (30/3/2025) malam.

Langkah pembayaran gaji ke-14, Tunjangan Hari Raya (THR), dan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) lebih awal tersebut, menurut Gubernur, merupakan upaya Pemprov Riau untuk mendorong perekonomian daerah.

"Karena, konsumsi kita harus didorong, salah satu faktor stimulusnya adalah tentu dari tenaga PNS, pegawai honorer yang ada di lingkup Pemprov Riau maupun Kota Pekanbaru serta Kabupaten/Kota lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menyampaikan bahwa harga sembako di Provinsi Riau masih terkendali dan stabil, meskipun tren konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama bulan Ramadan hingga menjelang dan setelah Lebaran.

"Kami sudah cek kemana-mana, bahwa daya beli masyarakat masih tetap baik dan inflasi masih tahap wajar dan insyaallah kami pertahankan hingga akhir tahun," sebut Abdul Wahid.

"Kalau daya beli kita bertahan dan harganya juga masih stabil. Insyaallah, walaupun ekonomi saat ini agak berat, tidak akan terpengaruh ke kita," tambahnya.

Meskipun demikian, Pemprov Riau akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menjaga stabilitas harga sembako hingga akhir tahun 2025.

"Tentunya hal ini perlu kita waspadai. Kami, dari Pemprov Riau akan berkoordinasi terus dengan pemerintah kabupaten dan kota agar harga bahan sembako di daerah tidak mengalami kenaikan," tandas Gubernur. (*)
 

Tags : Pemprov Riau, Pelayanan Publik, Pelayanan Publik Tetap Optimal, Efisiensi Anggaran,