Agama   2026/01/02 11:3 WIB

Penunjukan Dua Syarikah Bikin Pengawasan dan Pelayanan Jamaah Haji Lebih Optimal

Penunjukan Dua Syarikah Bikin Pengawasan dan Pelayanan Jamaah Haji Lebih Optimal

DPR siap mengawasi langsung dua syarikah agar pelayanan jamaah haji lebih optimal.

AGAMA - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menilai keputusan pemerintah yang menunjuk dua syarikah sebagai penyedia layanan jamaah haji Indonesia pada 2026 membuat pengawasan menjadi lebih terfokus dan terukur.

“Kementerian Haji dan Umrah sudah menentukan bahwa dua syarikah akan melayani jamaah haji Indonesia pada 2026,” katanya, Senin (29/12/2025).

Sejalan dengan itu, Maman menyampaikan DPR RI siap melakukan pengawasan langsung untuk memastikan dua syarikah tersebut benar-benar menjalankan amanah yang diberikan dengan menghadirkan pelayanan terbaik dan tidak mengulang kesalahan yang terjadi pada 2025.

Selain pengawasan DPR yang menjadi lebih efektif, menurut Maman, penunjukan dua syarikah juga dapat memudahkan proses evaluasi serta pembenahan kebijakan teknis di lapangan. Dua syarikah tersebut, kata dia, akan lebih mudah diarahkan.

Ia menyoroti sejumlah persoalan krusial yang muncul pada pelaksanaan haji tahun sebelumnya, mulai dari ketidakpastian hotel pada jam-jam awal kedatangan jamaah hingga terpisahnya anggota keluarga dalam satu kloter yang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan jamaah.

Ia berharap persoalan tersebut tidak kembali terjadi pada tahun mendatang. “Beberapa hal yang terjadi, misalnya ketidakpastian hotel pada beberapa jam pertama, termasuk juga keterpisahan anggota keluarga, itu tentu menjadi catatan penting kita,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menggunakan skema baru dalam pengelolaan layanan jamaah haji Indonesia 2026 dengan hanya melibatkan dua perusahaan penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi dari sebelumnya delapan syarikah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan penunjukan dua syarikah ini dapat menekan ongkos perjalanan haji 2026.

“Alhamdulillah, biaya layanan yang dikelola oleh syarikah berhasil kita tekan lebih dari 200 riyal. Dari sebelumnya 2.300 riyal, tahun ini menjadi 2.100 riyal tanpa pungli dan tanpa manipulasi,” kata dia.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menunjuk dua perusahaan penyedia layanan haji (syarikah) untuk pelaksanaan ibadah haji 2026. Dua syarikah tersebut adalah Rakeen Mashariq Al Mutayizah Company for Pilgrim Service dan Albait Guest. (*) 

Tags : haji 2026, syarikah, haji, pengawasan haji, DPR RI, Komisi VIII DPR, Kementerian Haji dan Umrah, biaya haji, jamaah haji,