Headline Wisata   2026/01/11 11:55 WIB

Peringati HUT Ke-55, Asita Riau Siap Wujudkan Pariwisata Berkualitas yang Berdaya Saing Globa

Peringati HUT Ke-55, Asita Riau Siap Wujudkan Pariwisata Berkualitas yang Berdaya Saing Globa

PEKANBARU – Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-55. HUT kali ini mengusung tema Mewujudkan Pariwisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045. 

Tema tersebut menegaskan komitmen Asita untuk terus mengawal transformasi industri pariwisata nasional agar tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah, tetapi juga kuat secara kualitas, beretika, dan berkelanjutan.

Peringatan HUT ke-55 Asita digelar di Umanara De Brawijaya, Jakarta, dan dihadiri Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana beserta jajaran Kementerian Pariwisata RI, para pemangku kepentingan pariwisata, pengurus DPP dan DPD Asita se-Indonesia, termasuk dari Riau secara daring. 

Wakil Ketua Abdul Gabe bersama jajaran pengurus ASITA Riau mengikuti perayaan HUT ke-55 secara zoom dari lantai dua Menara BRK Syariah, Pekanbaru, Rabu (7/1/2026). 

Memasuki usia ke-55 tahun, Asita menilai tantangan pariwisata Indonesia ke depan semakin kompleks.

Pembangunan pariwisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi pada kualitas pengalaman wisata, keselamatan wisatawan, keberlanjutan lingkungan dan budaya, serta dampak ekonomi yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan visi besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum DPP Asita, Dr N Rusmiati, menyebut peringatan HUT ke-55 menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah organisasi ke depan.
Baca juga: Asita Riau Prediksi Wisata Tetap Ramai di Nataru 2026

“Di usia ke-55 tahun, Asita berkomitmen untuk hadir sebagai asosiasi yang matang dan berwibawa, menjaga marwah industri perjalanan wisata Indonesia, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Asita menetapkan sejumlah langkah strategis.

Pertama, penguatan kualitas dan profesionalisme industri dengan mendorong penerapan standar layanan dan etika usaha bagi seluruh anggota guna memastikan kualitas pengalaman wisata yang konsisten dan berdaya saing, baik di pasar domestik maupun global.

Kedua, penegasan keselamatan dan perlindungan wisatawan. Asita menempatkan keselamatan wisatawan sebagai prioritas utama melalui edukasi dan sosialisasi standar keselamatan perjalanan, serta sikap tegas terhadap praktik usaha yang berisiko.

Ketiga, penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan dengan mendorong praktik pariwisata yang ramah lingkungan, menghormati serta melestarikan budaya lokal, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di destinasi wisata.

Keempat, penguatan anggota dan ekosistem usaha. Asita berkomitmen meningkatkan kapasitas dan daya saing anggota, mendorong kolaborasi antardaerah, serta melakukan advokasi kebijakan untuk menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan berkeadilan.

“Kelima adalah kolaborasi strategis pusat dan daerah. Asita memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk membangun pariwisata Indonesia dari daerah sebagai fondasi nasional,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Asita menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata dalam membangun ekosistem pariwisata Indonesia yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-55, Asita juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Messe Berlin (Singapore) Pte. Ltd. sebagai langkah strategis memperkuat posisi pariwisata Indonesia di pasar global.

MoU tersebut ditandatangani oleh Executive Director Messe Berlin (Singapore) Pte. Ltd. Darren Seah dan Sekretaris Jenderal DPP Asita sekaligus Ketua Pelaksana ASITA Fair, Budijanto Ardiansjah.

Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, jajaran Kementerian Pariwisata RI, serta Ketua Umum Asita.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat promosi pariwisata Indonesia di tingkat internasional, memperluas akses pasar global bagi pelaku industri pariwisata nasional, serta mendukung pengembangan event dan pameran pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sementara itu Wakil Ketua Asita Riau, Abdul Gabe menyampaikan HUT ke-55 menjadi tonggak penting untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

“Kami berharap usia tahun ini menjadi momen kematangan bagi Asita. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, hotel, destinasi wisata, serta stakeholder lainnya. Harapannya, Asita semakin solid dalam mendukung kemajuan pariwisata,” ujar Abdul Gabe usai acara.

Peringatan HUT ke-55 Asita diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi menjadi tonggak penguatan peran Asita dalam mengawal masa depan pariwisata Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. 

Tags : wisata, Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies, asita, Asita Riau, Pariwisata Berkualitas, Pariwisata Berdaya Saing Global,