Headline Bisnis   2026/01/21 11:16 WIB

PT Mandiri Utama Finance Catat Pembiayaan Mobil Baru Dominasi Portofolio 55 Persen

PT Mandiri Utama Finance Catat Pembiayaan Mobil Baru Dominasi Portofolio 55 Persen

JAKARTA - PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat penyaluran pembiayaan mobil baru hingga Desember 2025 mencapai Rp13,2 triliun. Nilai tersebut berkontribusi sekitar 55 persen terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Corporate Secretary & Legal MUF, Elisabeth Lidya Sirait, mengatakan pembiayaan mobil baru masih menjadi kontributor terbesar dalam portofolio MUF, meskipun di tengah dinamika dan perlambatan pasar otomotif nasional.

“Sementara itu, pembiayaan mobil bekas tercatat sebesar Rp4 triliun atau sekitar 16,5 persen dari total portofolio MUF,” ujar Elisabeth, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: POJK Baru OJK Izinkan DP 0 Persen untuk Kredit Kendaraan dengan Syarat Tertentu

Menurutnya, kedua segmen tersebut tetap menjadi pilar utama pembiayaan MUF. Mobil baru menjadi kontributor terbesar, sedangkan mobil bekas relatif lebih stabil di tengah perubahan kondisi pasar.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per November 2025 pembiayaan mobil baru oleh perusahaan multifinance mengalami kontraksi sebesar 4,65 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Sebaliknya, pembiayaan mobil bekas justru mencatat pertumbuhan 0,42 persen YoY.

Elisabeth menilai penurunan pembiayaan mobil baru dipengaruhi oleh penyesuaian daya beli masyarakat serta sikap konsumen yang semakin selektif dalam mengambil pembiayaan kendaraan baru.
Baca juga: Penjualan Mobil November 2025 Naik Tipis, Toyota Tetap Kuasai Pasar

“Di sisi lain, mobil bekas menjadi alternatif yang lebih terjangkau sehingga permintaannya relatif lebih terjaga,” katanya.

Ke depan, MUF memproyeksikan pembiayaan mobil bekas masih memiliki ruang pertumbuhan, terutama pada segmen mobil bekas berkualitas atau certified used car. Segmen ini dinilai menawarkan nilai kendaraan yang lebih terjaga serta risiko pembiayaan yang lebih terukur.

Untuk menangkap peluang tersebut, MUF memperkuat kerja sama dengan dealer mobil bekas terpercaya, meningkatkan proses penilaian kendaraan, serta menerapkan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan profil risiko nasabah.
Baca juga: MUF Optimistis Segmen Mobil Bekas Tumbuh Positif, Andalkan Digitalisasi dan Kemitraan Strategis

Sementara pada segmen mobil baru, MUF melakukan penyesuaian strategi secara selektif, baik dari sisi pricing, tenor, maupun uang muka, serta memperkuat kolaborasi dengan dealer dan prinsipal.

“Tantangan utama pembiayaan mobil baru saat ini adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas pembiayaan,” ujar Elisabeth.

Ia juga menyoroti adanya pergeseran preferensi konsumen ke segmen kendaraan yang fungsional, ramah keluarga, dan memiliki efisiensi biaya kepemilikan yang baik. Selain itu, minat terhadap kendaraan listrik mulai menunjukkan pertumbuhan dan menjadi bagian dari upaya MUF dalam memperkuat portofolio pembiayaan mobil baru. (*)

Tags : PT Mandiri Utama Finance, MUF, Pembiayaan Mobil Baru, Dominasi Portofolio ,