Agama   2026/02/20 21:15 WIB

Ratusan Jemaah Penuhi Masjid Raya Annur di Ramadan 1447 H 

Ratusan Jemaah Penuhi Masjid Raya Annur di Ramadan 1447 H 

PEKANBARU - Malam pertama Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum spiritual yang menguatkan bagi umat Muslim di Kota Pekanbaru.

Ratusan jemaah memadati Masjid Raya Annur, Rabu (18/2/2026), untuk menunaikan Salat Tarawih perdana dengan suasana yang khidmat dan tertib.

Sejak waktu Isya tiba, jemaah sudah berdatangan memenuhi ruang utama hingga pelataran masjid.

Salat Isya berjamaah menjadi pembuka rangkaian ibadah, dilanjutkan dengan Salat Tarawih yang berlangsung penuh kekhusyukan.

Lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema, menciptakan atmosfer religius yang menandai dimulainya bulan suci.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kepadatan saf yang tersusun rapi. Bagi sebagian jemaah, malam pertama Ramadan selalu menghadirkan semangat baru untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen ibadah selama sebulan ke depan.

Dalam tausiahnya, Ustaz Zul Ikromi menekankan, Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum pembinaan karakter dan spiritualitas.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan yang melatih kita untuk sabar, ikhlas, dan disiplin dalam beribadah. Jika nilai-nilai itu terus kita jaga setelah Ramadan, insya Allah kita akan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya di hadapan jemaah.

Ia mengingatkan, esensi puasa tidak hanya terletak pada menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan lisan, menjaga sikap, serta memperbanyak amal kebajikan.

Membaca Al-Qur'an dan bersedekah, menurutnya, menjadi amalan yang sepatutnya ditingkatkan selama Ramadan.

“Puasa bukan hanya menahan diri secara fisik, tetapi juga menahan diri dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala,” tegasnya.

Selain aspek personal, ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan mempererat silaturahmi.

Kebersamaan dalam ibadah di masjid, katanya, menjadi fondasi penting dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

Menutup tausiahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk tidak menyia-nyiakan setiap detik Ramadan.

“Jangan biarkan Ramadan berlalu tanpa perubahan dalam diri kita. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang,” tutupnya.

Malam pertama Ramadan di Masjid Raya Annur bukan sekadar awal rangkaian ibadah, melainkan juga simbol kebangkitan spiritual umat.

Dari saf-saf yang terisi penuh, harapan akan Ramadan yang lebih bermakna pun menguat di tengah masyarakat Pekanbaru. (rp.ind/*)

Tags : ramadan, jemaah penuhi masjid raya annur, pekanar, ramadan 1447 hijriyah ,