PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) terus meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan tinggi muka air di sejumlah sungai besar.
"Sejumlah sungai di Riau jadi status siaga."
“Curah hujan memang cukup tinggi, tapi kondisi sungai masih berbeda-beda di tiap wilayah,” kata Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, Rabu (7/1).
Meski curah hujan mulai meningkat dalam beberapa waktu terakhir, hingga kini belum terpantau adanya banjir besar yang berdampak langsung pada permukiman warga di sepanjang daerah aliran sungai.
M. Edy Afrizal, mengatakan kondisi sungai di berbagai wilayah Riau masih bervariasi. Berdasarkan pemantauan lapangan, status sungai-sungai utama berada pada kategori Normal, Siaga, hingga Awas.
Di wilayah selatan Riau, khususnya sepanjang Sungai Indragiri, kondisi air di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong normal dan belum menunjukkan potensi luapan yang mengkhawatirkan.
Situasi berbeda terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu. Sungai Indragiri yang melintasi wilayah tersebut kini berstatus Siaga akibat kenaikan muka air yang dipicu oleh kiriman air dari hulu.
“Untuk kondisi Sungai Indragiri di Kabupaten Indragiri Hulu sudah siaga karena mulai ada kenaikan muka air sungai,” jelas Edy.
Sementara itu, kondisi yang lebih serius terpantau di Sungai Kampar Kiri. Sungai ini saat ini berada pada status Awas, terutama di wilayah Gunung Sahilan yang dikenal rawan luapan.
Meski demikian, hingga kini belum ada laporan resmi mengenai rumah warga yang terendam banjir.
“Untuk di Kampar Kiri statusnya masih awas, terutama di daerah Gunung Sahilan. Sedangkan Sungai Kampar kondisinya masih normal. Kenaikan muka air justru terjadi di wilayah Pelalawan,” ungkapnya.
BPBD Damkar Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi kemungkinan kiriman air susulan yang dapat menyebabkan perubahan status sungai dalam waktu singkat.
Di wilayah pesisir, banjir masih dilaporkan menggenangi sejumlah titik di Kabupaten Siak dan Bengkalis. Kondisi ini dipersulit oleh faktor geografis kedua daerah yang merupakan wilayah cekungan, sehingga air hujan dan luapan sungai cenderung lambat surut.
Menurut Edy, situasi banjir di Siak dan Bengkalis masih bersifat fluktuatif karena hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih sering terjadi. BPBD Damkar Riau pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kenaikan air secara mendadak, guna mempercepat proses evakuasi dan penyaluran bantuan apabila diperlukan. (*)
Tags : sungai, air sungaimeluap, sejumlah sungai di riau status siaga, permukaan air sungai naik, News Daerah,