News Daerah   2026/01/23 15:1 WIB

Seluruh Pintu Pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang Ditutup

Seluruh Pintu Pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang Ditutup

PEKANBARU - Manajemen PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, memastikan akan menutup seluruh pintu pelimpah waduk atau spillway gate menyusul menurunnya kondisi hidrologi di wilayah hulu.

Kebijakan ini diambil setelah tren curah hujan menunjukkan penurunan yang berdampak langsung pada debit air masuk ke waduk.

Keputusan tersebut disampaikan Pelaksana Harian Manager PLTA Koto Panjang, Daniel Marikki Sibagariang, melalui surat resmi bernomor 001/SURAT KELUAR/ULPLTA KTPJ/2026 tertanggal 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa penutupan pintu pelimpah dilakukan sebagai langkah pengendalian operasional waduk agar tetap berada dalam batas aman.

"Berdasarkan hasil pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan Koto Panjang pada Rabu (21/1/2026), disepakati bahwa seluruh pintu pelimpah air waduk akan ditutup,” ujar Daniel.

Penutupan seluruh pintu spillway dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, waduk masih mengoperasikan dua pintu pelimpah dengan bukaan masing-masing 50 sentimeter.

Dengan kebijakan terbaru ini, seluruh bukaan pintu akan ditutup penuh.

Manajemen PLTA Koto Panjang memperkirakan penutupan spillway akan berdampak pada penurunan permukaan air Sungai Kampar di wilayah hilir sekitar 20 hingga 30 sentimeter dari kondisi terakhir.

“Langkah ini merupakan bagian dari pengendalian operasi waduk agar elevasi air tetap sesuai ketentuan dan aman bagi sistem bendungan,” jelas Daniel.

Berdasarkan data terakhir pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 19.00 WIB, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada posisi 79,95 meter di atas permukaan laut.

Pada waktu yang sama, debit inflow waduk mencapai 274,26 meter kubik per detik.

Sementara itu, total debit air keluar waduk tercatat sebesar 457,01 meter kubik per detik, yang berasal dari outflow turbin sebesar 322,21 meter kubik per detik dan outflow spillway dari dua pintu pelimpah masing-masing 50 sentimeter sebesar 134,8 meter kubik per detik.

Seiring kebijakan tersebut, manajemen PLTA Koto Panjang mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang Sungai Kampar bagian hilir untuk tetap berhati-hati dan waspada.

Warga juga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pihak PLTA Koto Panjang serta instansi terkait. (*)

Tags : pembangkit listrik tenaga air, plta, pintu waduk plta ditutup, waduk plta koto panjang, News Daerah,