Artikel   24-03-2025 15:7 WIB

Semua Moda Transportasi Jelang Lebaran Dipenuhi Penumpang, Bagaimana Menentukan Arah Kiblat Saat Ingin Sholat?

Semua Moda Transportasi Jelang Lebaran Dipenuhi Penumpang, Bagaimana Menentukan Arah Kiblat Saat Ingin Sholat?

PENUMPANG bisa memperkirakan dengan melihat kota asal dan kota tujuan. Semua moda transportasi menjelang lebaran atau Idul Fitri 1446 H dipenuhi oleh penumpang yang sedang melakukan mudik. Tidak terkecuali kereta yang menjadi pilihan favorit masyarakat untuk mudik ke berbagai daerah baik Jawa maupun Sumatra.

Lantas, bagaimana masyarakat Muslim yang sedang ibadah puasa Ramadhan tetap bisa menunaikan sholat wajib di atas kereta saat mudik?

Lantas, bagaimana masyarakat Muslim yang sedang ibadah puasa Ramadhan tetap bisa menunaikan sholat wajib di atas kereta saat mudik?

Penumpang hanya perlu merencanakan bagaimana untuk melakukan sholat Subuh mengingat kereta tidak berhenti secara khusus untuk melakukan sholat Subuh."Mungkin di masa mendatang, bisa diatur bahwa diberi kesempatan kepada penumpang untuk turun sebentar kira-kira 15 menit untuk menunaikan sholat Subuh di stasiun tertentu,"tulis Ustadz Sarwat.

Untuk wudhu, penumpang bisa melakukannya di toilet kereta mengingat kereta kelas bisnis dan eksekutif dilengkapi dengan toilet. Untuk tempat sholat, penumpang bisa memanfaatkan ruang di dekat sambungan antar gerbong, misalnya dengan menggelar koran atau jaket, kalau takut ada bekas najis.

Untuk masalah arah kiblat, penumpang bisa sedikit memperkirakan dengan melihat kota asal dan kota tujuan. Misalnya kita naik kereta dari Jakarta ke Surabaya. Secara umum, kereta akan bergerak dari arah Barat ke Timur. Dengan demikian, penumpang bisa menentukan arah kiblat  yaitu arah datangnya kereta atau menghadap ke belakang. Sebaliknya, bila perjalanan kereta itu dari Surabaya ke Jakarta, maka bisa sholat menghadap arah tujuan kereta atau menghadap ke depan.

"Tentu saja arah ini tidak tepat benar ke arah kiblat, sebab biar bagaimanapun juga rel kereta api itu pasti berbelok-belok,"tulis dia. "Tapi semua menunjukkan bahwa sesungguhnya arah rel kereta api cenderung lurus,"tambah dia.

Syarat dan rukun sholat

Syarat sholat yang pertama yaitu itu suci dari hadas kecil. Penumpang bisa  berwudhu di toilet kereta dengan menggunakan air dan bukan dengan cara bertayammum. 

Syarat sholat yang kedua yaitu menghadap kiblat kita penuhi dengan memperkirakan arah kereta. Sedangkan rukun shalat wajib yaitu berdiri, bisa kita lakukan dengan sempurna di tempat dekat sambungan gerbong. Sebenarnya di lorong tengah-tengah antara kursi juga bisa, namun takut mengganggu dan terganggu oleh orang lewat. 

Urusan ini kita minimalisir dengan mencari ruang yang agak lega, yaitu di dekat sambungan.

Sesungguhnya kalau sholat Subuh bisa saja kita gunakan lorong di tengah-tengah kursi penumpang, karena umumnya pada waktu Subuh itu, para penumpang masih lelap tidur. Toh kita bisa melakukan sholat 2 rakaat hanya dalam hitungan 1 atau 2 menit saja. Kita tidak perlu membaca Surat Al-Baqarah atau Surat Yasin ketika sholat di atas kereta api. (*)

Tags : mudik 2025, ramadhan 2025, menentukan arah kiblat saat mudik, pemudik menentukan arah kiblat, cara pemudik menentukan arah kiblat, sholat di atas kereta, tata cara sholat di atas kereta,