Headline Bisnis   2026/05/16 12:37 WIB

Telkomsel Bekali Pelajar Indonesia dengan Literasi Digital AI untuk Masa Depan

Telkomsel Bekali Pelajar Indonesia dengan Literasi Digital AI untuk Masa Depan

JAKARTA - Telkomsel resmi menutup rangkaian kegiatan Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 bertema “Level Up The Future with AI” di SMK Negeri 8 Surakarta, Rabu (13/5/2026).

Program tanggung jawab sosial tahunan Telkomsel yang telah berjalan sejak 2016 tersebut kembali digelar untuk membekali pelajar SMA dan SMK dengan kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara kreatif, aman, dan produktif sesuai prinsip BAIK, yakni Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif.

IBFEST Series 10 menghadirkan tiga kegiatan utama, yakni AI Camp Training, AI Workshop, serta diskusi inspiratif yang melibatkan praktisi AI dan pegiat literasi digital.

General Manager CSR Telkomsel, Andry P. Santoso, mengatakan program tersebut sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 serta mendukung regulasi perlindungan anak di ruang digital.

“Inisiatif IBFEST ini sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, serta Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Dunia Maya (PP TUNAS) untuk memastikan generasi muda terlindungi dan berkembang secara positif di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Rizki Ameliah, mengapresiasi konsistensi Telkomsel dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda melalui Internet BAIK Festival.

“Pemerintah berharap pelajar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Ini adalah langkah krusial untuk mencetak inovator yang berdampak positif bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, IBFEST Series 10 membagi peserta ke dalam tiga jalur peminatan agar proses pembelajaran lebih fokus dan relevan.

Jalur pertama, Creativa, berfokus pada seni digital berbasis AI seperti pembuatan musik, film pendek, poster bergerak, hingga ilustrasi digital.
Baca juga: Masuk Usia 31 Tahun, Telkomsel Genjot Layanan Digital Berbasis AI untuk Pelanggan

Jalur kedua, Syntech, mengajak peserta mengembangkan solusi digital praktis seperti aplikasi sederhana, mini-games edukatif, hingga prototipe produk berbasis teknologi.

Sementara jalur Cyberlite menitikberatkan pada edukasi keamanan digital dan literasi siber, termasuk kampanye bahaya deepfake, gerakan “Saring Before Sharing”, serta edukasi anti-penipuan digital.

Selain AI Camp Training, IBFEST juga menghadirkan AI Workshop yang disesuaikan dengan kebutuhan pelajar, guru, dan orang tua.

Untuk pelajar, workshop bertema “Generative AI 101 dan Praktik Singkat AI Kreatif” mengajarkan pemanfaatan AI secara etis dan kreatif.

Bagi guru, sesi “AI in Education & Digital Safety: Membimbing Siswa di Era Cerdas Digital” dirancang untuk memperkuat kemampuan pendidik dalam mengintegrasikan AI ke dalam metode pembelajaran.

Sedangkan untuk orang tua, sesi “Safe & Smart Parenting di Era AI” memberikan pemahaman tentang pendampingan anak dalam menggunakan internet secara aman dan bijak.

Memasuki tahun ke-10 pelaksanaannya, program Internet BAIK terus menunjukkan dampak positif. Pada IBFEST Series 9 sebelumnya, program tersebut berhasil menjaring lebih dari 10 ribu pendaftar dari 124 kota dan kabupaten di Indonesia.

Secara kumulatif sejak 2016, Internet BAIK telah menjangkau lebih dari 41.069 pelajar di 1.484 sekolah, melibatkan lebih dari 9.553 guru, orang tua, dan komunitas di 296 kota/kabupaten, serta melahirkan lebih dari 1.600 Internet BAIK Agents of Change dan 1.624 Digital Creative Content. (rilis)

Tags : telkomsel, literasi digital, AI, artificial intelligence, telkomsel bekali pelajar dengan literasi digital,