Headline Bisnis   2026/01/25 10:41 WIB

Telkomsel Perluas dan Perkuat Jaringan Internet untuk Pemerataan Secara Nasional

Telkomsel Perluas dan Perkuat Jaringan Internet untuk Pemerataan Secara Nasional

PEKANBARU – Telkomsel menegaskan komitmennya dalam memperluas dan memperkuat jaringan 4G dan 5G sebagai bagian dari upaya pemerataan akses internet nasional.

Langkah ini sejalan dengan target Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membidik rasio cakupan sinyal minimal 4G sebesar 97,50 persen pada 2026.

VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan bahwa hingga saat ini jaringan 4G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 97 persen populasi Indonesia.

“Telkomsel telah melakukan pemerataan jaringan 4G secara masif di seluruh Indonesia. Berdasarkan data yang telah dipublikasikan, cakupan jaringan 4G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 97 persen populasi, sejalan dengan capaian nasional,” ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/1).

Ia menjelaskan, Telkomsel mengoperasikan ratusan ribu Base Transceiver Station (BTS) di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagian besar BTS tersebut merupakan jaringan 4G yang tersebar merata, mulai dari kawasan perkotaan hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Memasuki periode hingga akhir 2026, Telkomsel akan tetap memprioritaskan penguatan jaringan 4G, khususnya di kawasan permukiman, pusat kegiatan ekonomi, serta jalur mobilitas dengan tingkat trafik tinggi.

“Penguatan kualitas dan kapasitas jaringan 4G akan terus dilakukan, termasuk peningkatan keandalan dan kecepatan akses, guna menjaga pengalaman pelanggan,” kata Fahmi.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Telkomsel terhadap target pemerintah dalam mencapai rasio cakupan 4G nasional minimal 97,5 persen, melalui optimalisasi jaringan eksisting serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Selain fokus pada 4G, Telkomsel juga terus mengembangkan jaringan 5G secara bertahap dan terukur. Saat ini, layanan 5G Telkomsel telah beroperasi secara komersial di lebih dari 80 kota dan kabupaten dengan dukungan lebih dari 5.000 BTS 5G.

“Implementasi 5G dilakukan secara selektif, dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem perangkat, kebutuhan pasar, serta ketersediaan spektrum,” ujarnya.

Hingga akhir 2026, Telkomsel menargetkan perluasan jaringan 5G secara contiguous di kota-kota besar, serta penguatan layanan di kawasan industri, pusat bisnis, dan wilayah pertumbuhan ekonomi.

Telkomsel juga mendorong pemanfaatan teknologi 5G untuk berbagai kebutuhan di segmen enterprise dan industri, seperti manufaktur, pertambangan, logistik, smart city, transportasi, hingga sektor pariwisata.

“Selain perluasan jaringan, kami aktif membangun kolaborasi lintas sektor agar 5G dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pelanggan ritel maupun korporasi,” tambah Fahmi.

Menanggapi rencana Komdigi untuk mendorong paket internet yang semakin terjangkau, Fahmi menyatakan Telkomsel menyambut baik kebijakan tersebut.

Ia menilai harga layanan internet bergerak di Indonesia saat ini relatif kompetitif dibandingkan negara lain, terutama jika dilihat dari rasio harga terhadap pendapatan masyarakat.

Meski demikian, Fahmi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga, kualitas layanan, dan keberlanjutan investasi.

“Operator seluler terus melakukan efisiensi operasional, modernisasi jaringan, serta menghadirkan paket data yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan pelanggan,” jelasnya.

Ke depan, Telkomsel berharap adanya sinergi kebijakan yang berkelanjutan antara pemerintah dan industri, termasuk dukungan dalam menciptakan struktur biaya yang lebih efisien.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan industri menjadi kunci untuk menghadirkan layanan broadband yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” pungkas Fahmi. (rilis)

Tags : telkomsel, jaringan 4G dan 5G, telkomsel perkuat jaringan internet, telkomsel buat pemerataan internet nasional,