Artikel   2026/02/07 11:17 WIB

Tradisi Masyarakat Menyambut Ramadhan Makan Bersama, Berdoa dan Silaturahmi

Tradisi Masyarakat Menyambut Ramadhan Makan Bersama, Berdoa dan Silaturahmi

RAMADHAN selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.

Dilingkungan RT 03/RW 03 tradisi makan bersama, berdoa dan silaturahmi dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci ini.

"Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul bersama keluarga, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam," kata Drs H Zubir MPd, Ketua RW03, Kelurahan Sidomulio Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Jumat malam.

Ustadz Zubir memimpin acara doa dan makan bersama disalah satu rumah warga mengaku tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan masih dijaga hingga kini.

"Tradisi ini menjadi simbol kesiapan diri dalam menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Untuk memahami lebih dalam tentang tradisi ini," sebutnya.

Tradisi ini dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, sahabat, dan kerabat dekat. Masyarakat yang merantau biasanya menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman guna mengikuti tradisi munggahan bersama keluarga.

Makan bersama, bermaafan, dan berdoa menjadi bagian penting dari acara ini.

Selain sebagai bentuk persiapan mental dan spiritual, tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan sosial.

Di tengah kesibukan kehidupan modern, tradisi ini tetap menjadi momen berharga bagi banyak keluarga untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan sebelum memasuki bulan puasa. (*)

Tags : ramadhan, tradisi masyarakat sambut ramadhan, ramadhan 1447 hijriyah, tradisi makan bersama, berdoa dan silaturahmi, ramadhan 2026,