News Kota   2025/12/31 16:35 WIB

Truk Crane Gagal Nanjak Buat Akses ke Tenayan Raya Sempat jadi Macet

Truk Crane Gagal Nanjak Buat Akses ke Tenayan Raya Sempat jadi Macet

PEKANBARU - Insiden kecelakaan tunggal melibatkan truk pengangkut alat berat kembali menyoroti kerentanan jalur logistik di Kota Pekanbaru.

Sebuah truk trailer bermuatan crane dilaporkan gagal menanjak di Jalan Badak, Selasa 30 Desember 2025, hingga menyebabkan arus lalu lintas menuju Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru lumpuh total.

Truk jenis Volvo FH16 550 berwarna putih tersebut melintang di badan jalan, sementara crane berwarna kuning yang berada di atas gandengan terperosok ke bahu kiri jalan.

Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan pusat kota dengan Kawasan Industri Tenayan (KIT) tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Berdasarkan informasi di lapangan, truk datang dari arah Kawasan Industri Tenayan menuju Jalan Hangtuah.

Namun, saat melintasi tanjakan di Jalan Badak, kendaraan berat itu tidak mampu menanjak karena diduga kelebihan muatan.

Di titik tanjakan, truk kehilangan daya dorong. Beban crane terlalu berat sehingga gandengan terperosok dan posisi truk melintang menutup badan jalan.

Akibat insiden tersebut, arus kendaraan menuju perkantoran Pemko Pekanbaru dan kawasan industri terpaksa dialihkan.

Hingga siang hari, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena membutuhkan alat berat tambahan dan perhitungan teknis agar tidak menimbulkan risiko lanjutan.

Petugas gabungan dari Satlantas Polresta Pekanbaru dan Dishub Kota Pekanbaru langsung diterjunkan untuk mengatur lalu lintas serta memberikan peringatan kepada pengguna jalan.

Pengendara roda empat diimbau tidak melintas di Jalan Badak untuk sementara waktu.

Setelah sempat melumpuhkan arus lalu lintas selama hampir satu hari penuh, proses evakuasi truk pengangkut crane yang melintang di Jalan Badak, Kota Pekanbaru, akhirnya berhasil dituntaskan pada Rabu 31 Desember 2025 dini hari.

Akses vital menuju Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru dan Kawasan Industri Tenayan Raya (KIT) kini kembali normal.

Evakuasi truk Volvo FH16 550 milik PT SI tersebut dilakukan dengan bantuan satu unit grove crane tambahan.

Kendaraan berat itu sebelumnya terperosok dan tidak mampu menanjak di ruas Jalan Badak, sehingga menutup total badan jalan dan memicu kemacetan panjang.

Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRL) Dishub Kota Pekanbaru, Febrino memastikan proses evakuasi berjalan aman meski memakan waktu cukup lama.

“Proses evakuasi alhamdulillah lancar, dan jalan sudah bisa dilalui Rabu pagi ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, evakuasi dimulai sekitar pukul 00.00 WIB dan baru selesai enam jam kemudian.

“Evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Selama proses tersebut, kendaraan lain memang tidak bisa melintas untuk sementara,” katanya.

Insiden ini berdampak signifikan terhadap mobilitas warga, terutama pengguna jalan menuju kawasan perkantoran Pemko Pekanbaru dan jalur industri Tenayan Raya.

Pengendara roda dua dan roda empat terpaksa mencari jalur alternatif, salah satunya melalui Jalan Budi Luhur, guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Febrino mengakui proses evakuasi berjalan lambat karena kendala teknis di lapangan, terutama keterlambatan kedatangan alat berat pendukung.

“Insiden terjadi sejak Selasa pagi, namun evakuasi baru bisa dilakukan Rabu dini hari karena menunggu crane pendukung tiba,” ungkapnya.

Dishub Kota Pekanbaru menilai kejadian ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan lalu lintas kendaraan berat, khususnya di ruas jalan dengan kontur menanjak dan akses terbatas.

Koordinasi lebih cepat dengan pihak pemilik kendaraan dan penyedia alat berat dinilai krusial agar gangguan lalu lintas tidak berlangsung terlalu lama.

Kini, setelah evakuasi rampung, arus lalu lintas di Jalan Badak kembali berfungsi normal dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut berangsur pulih. (rp.elf/*)

Tags : truk crane, jalan macet, truk crane gagal nanjak, akses jalan ke tenayan raya sempat macet, News Kota,