Indragiri Hulu   2025/02/10 8:13 WIB

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Meluas di Inhu, 'Peternak Diminta Waspada'

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Meluas di Inhu, 'Peternak Diminta Waspada'

PEKANBARU - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi dan kerbau, semakin meluas di Provinsi Riau.

Dilansir dari Tribun Pekanbaru, data terbaru dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau mencatat kasus PMK telah menyebar di 15 desa, 11 kecamatan, dan 6 kabupaten.

Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mencatatkan kasus PMK tertinggi dengan 26 kasus. Namun, jika dilihat dari sebaran desa, Kabupaten Kampar memiliki jumlah desa terbanyak yang ditemukan kasus PMK, yaitu 4 desa.

"Sedangkan untuk jumlah kasus paling banyak itu ada di Peranap, Inhu. Di satu desa itu kami mendapatkan laporan ada 16 kasus PMK," kata Kabid Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau, drh Faralinda Sari, Minggu (9/2).

Secara keseluruhan, jumlah kasus PMK di Riau telah mencapai 68 kasus, dengan rincian: Inhu (26 kasus), Indragiri Hilir (Inhil) (18 kasus), Kampar (9 kasus), Bengkalis dan Kuansing (masing-masing 5 kasus), serta Rokan Hulu (2 kasus).

Dinas PKH Riau mengimbau para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang rentan menyerang hewan ternak.

Musim hujan yang disertai banjir saat ini membawa ancaman serius bagi peternakan, karena cuaca ekstrem meningkatkan risiko penyebaran PMK, Septicaemia Epizootica (sapi ngorok), dan penyakit Jembrana.

"Cuaca ekstrem seperti hujan dan banjir meningkatkan risiko penyebaran PMK," imbau Faralinda.

Saat ini, Dinas PKH Riau tengah menggalakkan berbagai langkah preventif, termasuk vaksinasi hewan ternak dan pemberian ring vaksinasi dalam radius 3 kilometer dari titik kasus. Vaksinasi dimulai dari desa yang masih bebas kasus, dengan prioritas pada sapi dan kerbau.

Tahun ini, Riau menerima alokasi 53.600 dosis vaksin PMK yang akan dikirim secara bertahap. Pada tahap awal, diperkirakan 30 ribu dosis vaksin akan dikirim ke Riau.

"Yang sudah kita terima sudah 4.600 dosis, kemudian pada Februari ini akan dikirim kembali lebih kurang 13.000 dosis," kata Faralinda.

Dari 4.600 dosis yang sudah diterima, 4.100 dosis telah didistribusikan ke daerah-daerah yang ditemukan kasus PMK, seperti Inhu, Inhil, Kampar, Bengkalis, dan Kuansing. (*)

Tags : penyakit kuku dan mulut, pmk, sapi, penyakit pmk meluas, inhu, waspada pmk,