Batam   2026/10/19 23:30 WIB

Akhirnya, PLN Beri Kompensasi Dampak Blackout, 'yang Disesuaikan dengan Katagori Layanan Berlaku'

Akhirnya, PLN Beri Kompensasi Dampak Blackout, 'yang Disesuaikan dengan Katagori Layanan Berlaku'

BATAM - Perusahaan Listrik Negara (PLN)
menyiapkan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman listrik meluas di Batam dan Bintan pada Senin 12 Oktober 202610.

"PLN siapkan kompensasi bagi pelanggan."

“Untuk layanan bisnis, kita akan memberikan kompensasi 10 persen,” kata Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam, Raditya Surya Danu saat menjelaskan skema kompensasi itu di Gedung PLN Batam saat jumpa pers, Minggu (18/10).

Besaran kompensasi disesuaikan dengan kategori layanan pelanggan dan mengacu pada ketentuan tingkat mutu pelayanan yang berlaku.

Raditya Surya Danu, menjelaskan kompensasi bagi pelanggan bisnis sebesar 10 persen. Sementara itu, pelanggan layanan khusus berpotensi memperoleh kompensasi sebesar 15 hingga 20 persen dari total pemakaian, bergantung pada kategori layanannya.

Adapun untuk pelanggan layanan khusus, ia menyebut besaran kompensasi berbeda sesuai dengan rentang layanan yang digunakan.

“Untuk layanan khusus, ini berbeda-beda sesuai dengan range layanannya, range-nya di antara 15 sampai dengan 20 persen total dari total pemakaian,” ujarnya.

Meski begitu, mekanisme penghitungan dan penerapan kompensasi tersebut belum dirinci PLN Batam. Termasuk mengenai periode pemakaian yang menjadi dasar perhitungan dan waktu kompensasi diterapkan pada tagihan pelanggan.

Sementara itu, PLN Batam memastikan pemenuhan hak pelanggan mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT Pelayanan Listrik Nasional Batam.

Kompensasi diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) serta mekanisme yang diatur dalam peraturan tersebut.

Di sisi lain, PLN Batam membantah informasi yang mengaitkan pemadaman listrik meluas dengan proyek pusat data (data center) baru di Batam.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan proyek-proyek pusat data yang dimaksud masih dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional.

Proyek tersebut, kata dia, belum beroperasi secara komersial dengan kapasitas daya yang direncanakan.

Berdasarkan penelusuran teknis internal perusahaan, gangguan bermula dari instalasi kelistrikan di Gardu Induk (GI) Sei Harapan, bukan akibat aktivitas operasional proyek pusat data.

Sebagai tindak lanjut, PLN Batam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem proteksi, kesiapan pembangkit, serta keandalan jaringan transmisi dan distribusi.

“Kejadian ini menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bagi kami. PLN Batam berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dan dunia usaha,” kata Kwin Fo.

PLN Batam juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, BP Batam, aparat keamanan, seluruh pegawai dan mitra kerja, serta masyarakat selama proses pemulihan pascapemadaman. (*) 

Tags : PLN siapkan kompensasi, perusahaan listrik negara, Batam, dampak backout, kompensasi pln sesuai dengan katagori layanan ,