Headline Bisnis   2026/09/07 11:25 WIB

Bandara SSK II Batalkan Puluhan Penerbangan Pekanbaru-Jakarta karena Ada Erupsi Anak Gunung Krakatau

Bandara SSK II Batalkan Puluhan Penerbangan Pekanbaru-Jakarta karena Ada Erupsi Anak Gunung Krakatau

PEKANBARU - Gangguan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru akibat erupsi Anak Gunung Krakatau terus meluas hingga Minggu 6 September 2026 malam.

Hingga pukul 19.26 WIB, jumlah penerbangan yang dibatalkan tercatat mencapai 35 penerbangan.

Angka tersebut bertambah satu penerbangan dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 34 pembatalan hingga pukul 16.36 WIB.

Penerbangan yang baru dibatalkan yakni Super Air Jet 914 dengan rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU).

Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap penyebaran abu vulkanik di ruang udara.

Kondisi ini juga menyebabkan adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, yang kemudian berimbas pada sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Bandara SSK II Pekanbaru.

Pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah keselamatan bagi penumpang dan kru pesawat. Meski demikian, penumpang yang terdampak tetap mendapatkan penanganan dari pihak bandara.

PGS General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Imamura Ginting, mengatakan pembatalan penerbangan masih terus berlanjut hingga Minggu malam.

Sementara itu, proses refund maupun reschedule tiket telah berjalan melalui masing-masing maskapai.

Pihak bandara juga memberikan pelayanan pemulihan atau service recovery kepada penumpang yang terdampak.

"Kami dari pihak bandara memberikan layanan yang bersifat service recovery seperti pemberian minum, asistensi, mengarahkan penumpang yang akan refund atau reschedule ke pihak maskapai," katanya.

Dengan layanan tersebut, penumpang yang penerbangannya dibatalkan dapat memilih mengajukan pengembalian tiket atau melakukan perubahan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.

Dari total 35 penerbangan yang dibatalkan, sejumlah maskapai tercatat terdampak, di antaranya Pelita Air, Citilink, Lion Air, Super Air Jet, Batik Air, Garuda Indonesia, dan Susi Air.

Pembatalan terjadi pada penerbangan dengan rute Pekanbaru-Jakarta maupun Jakarta-Pekanbaru. Selain itu, terdapat pula penerbangan rute Pekanbaru-Halim Perdanakusuma serta Pekanbaru-Dabo Singkep yang ikut terdampak.

Manajemen Bandara SSK II mengimbau calon penumpang untuk tidak hanya mengacu pada jadwal penerbangan sebelumnya.

Penumpang diminta terus memantau perkembangan status penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai sebelum menuju bandara.

Pihak InJourney Airports Bandara SSK II berharap kondisi erupsi Anak Gunung Krakatau segera teratasi sehingga gangguan terhadap penerbangan dapat berakhir dan aktivitas perjalanan udara kembali normal.

Pembatalan penerbangan tersebut merupakan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau yang menyebabkan penyebaran abu vulkanik atau volcano ash di ruang udara.

Kondisi tersebut turut diikuti penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Berdasarkan data Bandara SSK II Pekanbaru hingga pukul 11.18 WIB, sebanyak 24 penerbangan tercatat masuk dalam daftar penerbangan yang dibatalkan.

Penerbangan yang terdampak berasal dari sejumlah maskapai, di antaranya Pelita Air, Citilink, Lion Air, Super Air Jet, Batik Air, dan Garuda Indonesia.

Sejumlah penerbangan tersebut melayani rute Pekanbaru-Jakarta maupun Jakarta-Pekanbaru. Namun, terdapat pula penerbangan Lion Air dengan rute Kuala Lumpur-Pekanbaru yang ikut terdampak.

Berikut daftar 24 penerbangan yang dibatalkan:

  1. Pelita Air 329 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  2. Pelita Air 320 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  3. Pelita Air 321 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  4. Pelita Air 322 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  5. Pelita Air 323 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  6. Citilink 936 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  7. Citilink 937 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  8. Citilink 932 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  9. Citilink 933 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  10. Citilink 939 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  11. Lion Air 292 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  12. Lion Air 393 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  13. Lion Air 390 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  14. Lion Air 161 rute Kuala Lumpur (KUL)-Pekanbaru (PKU)
  15. Lion Air 391 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  16. Super Air Jet 919 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  17. Super Air Jet 866 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  18. Super Air Jet 867 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  19. Batik Air 6852 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  20. Batik Air 6857 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  21. Garuda 172 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  22. Garuda 175 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
  23. Garuda 174 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
  24. Garuda 177 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK).

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan keputusan pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penumpang dan kru pesawat.

"Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," ungkapnya.

Seiring pembatalan tersebut, calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan melalui Bandara SSK II Pekanbaru diminta tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan kembali status penerbangannya.

"Pihak bandara mengimbau calon penumpang memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing," imbaunya.

Pihak bandara mengingatkan calon penumpang untuk melakukan pengecekan secara berkala karena kondisi penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik serta penyesuaian operasional di bandara asal maupun tujuan.

Tim operasional Bandara SSK II Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait dalam menangani penumpang yang terdampak penundaan maupun pembatalan penerbangan.

Pembaruan informasi terkait penerbangan yang terdampak dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.

Gangguan penerbangan tersebut berkaitan dengan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Erupsi menerus mulai teramati sejak Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 23.07 WIB. Aktivitas tersebut disertai suara gemuruh atau dentuman serta fenomena lava fountain.

Penyebaran abu vulkanik di ruang udara menjadi salah satu faktor yang memengaruhi operasional penerbangan. Dampaknya juga dirasakan pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta.

"Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara dari maupun menuju Pekanbaru diminta mengikuti informasi terbaru dari maskapai dan pihak bandara," imbuhnya dikutip dari MCRiau.

Manajemen InJourney Airports Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menyatakan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan. (rilis)

Tags : bandara sultan syarif kasim II, penerbangan, pekanbaru, bandara batal penerbangan, penerbangan pekanbaru-jakarta, erupsi anak gunung krakatau,