Riau   2025/12/26 9:59 WIB

BPJN Pantau Kondisi Jalan Nasional dan Buka Posko di Jalur Lintas Provinsi

BPJN Pantau Kondisi Jalan Nasional dan Buka Posko di Jalur Lintas Provinsi

PEKANBARU - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mendirikan posko pantau di sejumlah ruas strategis selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Posko tersebut tersebar di jalur nasional yang menghubungkan Provinsi Riau dengan wilayah tetangga.

Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak, mengatakan sebanyak 12 posko pantau disiapkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, kondisi jalan, serta kesiapsiagaan penanganan darurat selama masa libur Nataru.

“Selama Nataru, kami mengoperasikan 12 posko pantau di titik-titik strategis. Petugas kami siaga, termasuk alat berat yang disiapkan apabila terjadi kerusakan jalan atau longsor yang membutuhkan penanganan cepat,” ujar Yohanis, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, posko tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan sebagai tempat singgah untuk beristirahat, sekaligus memperoleh informasi terkini mengenai kondisi ruas jalan yang akan dilalui.

“Pengendara yang melintas bisa berhenti sejenak di posko untuk beristirahat atau menanyakan kondisi jalan di depan,” tambahnya.

Adapun lokasi posko pantau BPJN Riau tersebar di antaranya Simpang Balam–Simpang Batang, Simpang Batang–Simpang Kullim, Duri–Kandis, Rantau Berangin–batas Sumatera Barat, Simpang Ujung Tanjung–Bagan Siapi-api, serta Simpang Kayu Ara–batas Kabupaten Pelalawan.

Posko lainnya berada di ruas Simpang Lago–Siak Sri Indrapura, Simpang Lago–Sorek, Pematang Reba–Siberida, Tempuling–Tembilahan, Taluk Kuantan–Muara Lembu, dan Taluk Kuantan–batas Sumatera Barat.

Yohanis mengungkapkan, total panjang jalan nasional di Provinsi Riau saat ini mencapai sekitar 1.258 kilometer. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berada dalam kondisi mantap.

“Jalan nasional di Riau dengan kondisi baik mencapai 545,51 kilometer atau sekitar 43,37 persen, sementara kondisi sedang sepanjang 623,55 kilometer atau 49,57 persen,” jelasnya.

Sementara itu, jalan dengan kondisi rusak ringan tercatat sepanjang 86,06 kilometer atau 6,84 persen, dan rusak berat sepanjang 3,80 kilometer atau 0,22 persen.

Selain jalan, BPJN Riau juga bertanggung jawab atas 364 unit jembatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 jembatan mengalami rusak ringan, 320 unit rusak sedang, dan 33 jembatan dalam kondisi rusak berat.

BPJN Riau juga telah memetakan sejumlah titik rawan bencana selama musim hujan. Beberapa ruas yang rawan banjir berada di Jalan Siak Sri Indrapura–Mengkapan Buton Km 147 dan Jalan Simpang Lago–Sorek I Km 73.

Sedangkan titik rawan longsor antara lain terdapat di ruas Jalan Rantau Berangin–batas Sumatera Barat, Jalan Duri–Kandis–Simpang Palas–Siak II Pekanbaru, serta Jalan Taluk Kuantan–batas Sumatera Barat.

Dengan pendirian posko pantau dan kesiapsiagaan personel, BPJN Riau berharap perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (*)

Tags : Balai Pelaksana Jalan Nasional, BPJN, Riau, Kondisi Jalan Nasional, BPJN Buka Posko di Jalur Lintas Provinsi,