Agama   2026/04/04 15:20 WIB

Calon Jemaah Haji 2026 di Bayang-bayangi Kenaikan BBM yang Terus Dilakukan Langkah Mitigasi

Calon Jemaah Haji 2026 di Bayang-bayangi Kenaikan BBM yang Terus Dilakukan Langkah Mitigasi

AGAMA - Meningkatnya ketidakpastian global, khususnya terkait harga energi, mulai membayangi persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi kini mengantisipasi dampaknya terhadap biaya penerbangan dan kesiapan logistik jemaah.

Dalam pertemuan bilateral di Madinah, Minggu (29/03/2026), Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Pertemuan tersebut berlangsung usai ziarah dan salat Maghrib bersama di Raudah, Madinah, dan dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah potensi kenaikan harga bahan bakar yang dinilai dapat berdampak langsung terhadap biaya penerbangan jemaah haji.

Abdulfattah menyebut bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan haji oleh pemerintah Arab Saudi telah dilakukan secara matang. Namun, dinamika global tetap menjadi perhatian bersama.

“Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dahnil memastikan pemerintah Indonesia akan mengambil langkah mitigasi guna menjaga kualitas layanan haji, baik dari sisi transportasi maupun konsumsi jemaah selama di Tanah Suci.

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto tetap berfokus pada keselamatan jemaah, khususnya dalam dua aspek utama: keamanan penerbangan dan kesiapan logistik pangan.

Selain transportasi, kesiapan logistik pangan menjadi perhatian serius pemerintah. Berdasarkan hasil peninjauan ke sejumlah dapur katering di Arab Saudi, Dahnil menekankan pentingnya ketersediaan bahan makanan.

Ia mendorong agar dapur penyedia konsumsi memiliki cadangan bahan baku hingga tiga bulan, termasuk makanan siap saji untuk menghadapi kondisi darurat.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjamin kenyamanan serta kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sementara calon jemaah haji kota Pekanbaru sebanyak 1.700 erus dipersiapkan untuk dilakukan vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi bagi calon jemaah haji di Pekanbaru menjadi sorotan penting dalam memastikan kesiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, turun langsung meninjau proses vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (2/4).

Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi telah berjalan selama empat hari dengan hasil yang memuaskan.

Sekitar 1.700 calon jemaah haji di Kota Pekanbaru telah menerima vaksin sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum keberangkatan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh tahapan persiapan haji berjalan optimal.

Harapannya, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi fisik yang prima.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fedriyanto, menjelaskan bahwa vaksinasi menyasar jemaah dari 15 kecamatan dengan rata-rata 300 orang per hari.

Pada hari terakhir, layanan difokuskan untuk jemaah dari Kecamatan Senapelan, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, dan Binawidya.

Hazli juga mengingatkan bahwa terdapat vaksin wajib yang harus dipenuhi oleh calon jemaah, yakni vaksin COVID-19, meningitis, dan polio.

Sementara vaksin influenza bersifat anjuran, namun dinilai penting sebagai perlindungan tambahan selama menjalankan ibadah haji.

Salah satu calon jemaah, Putri Susanti, mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, termasuk mengikuti manasik haji dan melengkapi vaksinasi.

Ia memilih menerima vaksin influenza sebagai langkah preventif agar tetap sehat selama berada di Tanah Suci.

Dengan upaya yang dilakukan pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan seluruh calon jemaah haji asal Pekanbaru dapat berangkat dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih haji yang mabrur. (*)

Tags : calon jemaah haji, cjh, haji 2026, cjh di bayang-bayangi kenaikan bbm, bahan bakar minyak, pemerintah laukan mitigasi,